Pencurian Ternak Marak, Polres Gowa akan Tindaki RPH Ilegal

Ini dilakukan untuk mengantisipasi aksi pencurian ternak yang marak terjadi di wilayah hukum Gowa.

Pencurian Ternak Marak, Polres Gowa akan Tindaki RPH Ilegal
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Rumah Pemotongan Hewan 

Laporan Wartawan Tribun Timur Wa Ode Nurmin

TRIBUN-TIMUR.COM,SUNGGUMINASA- Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga memerintahkan untuk mengecek kelengkapan surat usaha ternak bagi kendaraan yang membawa binantang ternak dijalan.

Hal ini diutarakan Shinto saat release kasus pencurian ternak di Polsek Bontomarannu, Jl. Poros Malino, Rabu (31/1).

"Polres Gowa akan menindak bagi para pelaku lintas ternak yang tidak dapat menunjukkan surat asal ternak atau usaha ternak yang dikeluarkan pemerintah desa," ujarnya.

Ini dilakukan untuk mengantisipasi aksi pencurian ternak yang marak terjadi di wilayah hukum Gowa.

Kapolres juga menegaskan akan menindaki rumah pemotongan hewan (RPH) ilegal yang tersebar di Gowa. Diluar RPH yang terletak di Kelurahan Tamarunang Sombaopu Gowa.

"Saya harap para Kapolsek gandeng dengan Kades, Kadus dan tokoh masyarakat untuk melarang tempat-tempat ilegal diluar TPH. Jika membandel agar pemilik tempat diperiksa di Polsek," tegas mantan Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya itu.

Selain itu, pihak Polres Gowa akan meningkatkan penyekatan pada titik-titik lintasan menuju tempat pemotongan ilegal.

Penulis: Waode Nurmin
Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved