Breaking News:

Pilgub Sulsel 2018

Prof Marwan Nilai Syarat Akademisi dan NGO Calon KPU Sulsel Diskriminatif

Pengamat Hukum Universitas Bosowa (Unibos),Prof Marwan Mas mengkritisi beberapa poin syarat untuk menjadi anggota KPU Sulsel.

Penulis: Abdul Azis | Editor: Ardy Muchlis
Prof Marwan Nilai Syarat Akademisi dan NGO Calon KPU Sulsel Diskriminatif
TRIBUN TIMUR/SALDY
Akademisi Universitas Bosowa Makassar, Prof Marwan Mas

Laporan Wartawan Tribun Timur Abdul Azis Alimuddin

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pengamat Hukum Universitas Bosowa (Unibos),Prof Marwan Mas mengkritisi beberapa poin syarat untuk menjadi anggota KPU Sulsel.

Salah satunya soal perwakilan Akademisi, NGO dan lainnya.

Marwan mengatakan, mestinya syarat menjadi anggota KPU Sulsel dan kabupaten/kota tidak memakai istilah perwakilan.

"Mestinya tidak seperti itu, ada sekian, harus ada perwakilan akademisi, NGO dan lain-lian, karena itu melanggar hak asasi orang untuk terlibat mensukseskan peyelenggaraan pemilu dan pemerintahan," kata Marwan Mas, di Warkop 212, Jl Toddopuli, Makassar, Minggu (28/1/2018).

Kalau dibatasi, kata Marwan, bagimana dengan masyarakat lain yang bukan dari akademisi dan NGO. Marwan pun menilai ada ketentuan-ketentuan yang justru mendiskriminatif masyarakat.

"Mungkin (NGO dan akademisi) sudah pahami ketentuan-ketentuan sehingga seperti itu, tapi pertanyaannya, apakah ada jaminan perwakilan memahaminya? dan adakah pengecualian bahwa masyarakat biasa tidak tahu tentang tatacara kepemiluan? Kan tidak ada jaminan! Masyarakat biasa bisa saja dia belajar, sama dengan akademisi dan NGO. Jadi ini tidak masuk akal," tambah Marwan.

"Memang dari awal dengan adanya pernyataan-pernyataan seperti itu saya tidak setuju. Cara-cara seperti itu tidak benar," tegas mantan anggota Polri ini.

Terkait jumlah penambahan anggota KPU Sulsel dari lima komisioner menjadi tujuh itu sudah tepat melihat luas wilayah dan jumlah penduduk.

"Itu sudah sesuai ketentuan, termasuk empat kabupaten harus ditambah KPU dan anggota panwasnya. Seperti Bone, Wajo, Makassar dan Gowa. Jadi tidak ada soal itu," kata Marwan.(ziz)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved