Elite PAN Sulsel: Syarat Calon Komisioner KPU dan Bawaslu Hanya Untungkan Profesi Ini

KPU dan Bawaslu RI melarang mantan politisi (kecuali yang sudah mundur lima tahun lalu) dan pengurus ormas jadi komisioner KPU dan Bawaslu Sulsel.

Elite PAN Sulsel: Syarat Calon Komisioner KPU dan Bawaslu Hanya Untungkan Profesi Ini
ABD AZIZ/TRIBUN TIMUR
Irfan AB 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Wakil Ketua PAN Sulsel, Irfan AB menganggap persyaratan calon komisioner hanya menguntungkan akademisi, Non-governmental organizations (NGO) dan Incumbent komisioner KPU dan Bawaslu.

KPU dan Bawaslu RI melarang mantan politisi (kecuali yang sudah mundur lima tahun lalu) dan pengurus ormas jadi komisioner KPU dan Bawaslu Sulsel.

"Akan menguntungkan NGO, akademisi, serta incumbent," katanya, Jumat (26/1/2018).

Ia menganggap aturan ini perlu dikaji karena pendekatan organisasi masing-masing berbeda.

"Untuk komisioner KPU dan Bawaslu perlu memang kapastian bahwa mereka tidak terkontaminasi oleh interest politik tertentu," katanya.

"Bukan sekedar tahunnya tetapi juga perlu penelitian khusus untuk memastikan bahwa komisioner tidak terikat kepentingan politik. Yang terpenting juga sebenarnya adalah Timsel juga bebas interest politik." (*)

Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved