Breaking News:

Dua Anggota Panwascam di Sulbar Disidang, Masalahnya Ini

Sementara Dzul Henderiawan diduga terdaftar sebagai pengurus dan anggota Partai NasDem dan Partai Idaman Kecamatam Duripoku.

Penulis: Nurhadi | Editor: Hasriyani Latif
nurhadi/tribunsulbar.com
Suasana sidang kode etik penyelenggara pemilu di Aula KPU Sulbar, Jl Soekarno Hatta, Kelurahan Karema, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat (26/1/2018). 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Dua anggota Panwascam di Sulawesi Barat (Sulbar) menjalani sidang pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Republik Indonesia, Jumat (26/1/2018).

Keduanya adalah Thalib, ketua Panwascam Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju yang diadukan oleh warga Muhammad Nur K dan anggota Panwascam Duripoku, Kabupaten Mamuju Utara, Dzul Henderiawan yang diadukan sesama anggota Panwascam bernama Syamsuddin, Andi Nurhadi, dan Nurliana.

Baca: Panwascam Marioriawa Awasi PPDP Lakukan Coklit hingga Perbatasan Barru

Baca: Lantik 8 Anggota PPL, Ini Permintaan Panwascam Pasimarannu Selayar

Sidang dipimpin langsung Ketua DKPP Republik Indonesia, Prof Muhammad, di Aula Kantor KPU Sulbar, Jl Soekarno Hatta, Kelurahan Karema, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Sulbar.

Sidang diikuti oleh Ketua Bawaslu Sulbar, Sulfan Sulo, anggota KPU Sulbar Mursalim, perwakilan tokoh masyarakat Prof Sukaji, Ketua Panwas Kabupaten Mamuju, Faisal Jumalan, dan para pengadu.

Thalib diduga terlibat dalam partai politik, yakni Perindo. Sementara Dzul Henderiawan diduga terdaftar sebagai pengurus dan anggota Partai NasDem dan Partai Idaman Kecamatam Duripoku, Mamuju Utara.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved