Samsung Galaxy S7 Paling Banyak Dipalsukan, Cek Ponsel Kamu

Palsu bukan dalam artian sekadar meniru desain merek lain, tapi mentah-mentah menjiplak semua aspek

kompas.com
Sabtu (26/3/2016), Galaxy S7 dan S7 Edge akhirnya bisa dibeli langsung. 

TRIBUN-TIMUR.COM-Di pasaran smartphone beredar perangkat palsu(knockoff) yang menyaru sebagai perangkat asli.

Palsu bukan dalam artian sekadar meniru desain merek lain, tapi mentah-mentah menjiplak semua aspek, mulai tampilan fisik hingga nama untuk menipu pembeli yang seolah mendapatkan perangkat asli.

Dalam laporan Knockoff Phones Report terbarunya, pembuat software benchmark populer AnTuTu mengungkapkan bahwa dari sekitar 17,4 juta ponsel yang dianalisa lewat AnTuTu Officer sepanjang 2017 lalu, sebanyak 2,64 persennya ternyata merupakan perangkat palsu.

Baca: Wow! Penampilan Kelas Dunia Joan Indonesian Idol 2018 Nomor 1 Trending di Youtube. Lihat Videonya!

Baca: VIDEO: Ini Dilakukan JK Saat Jakarta Digoyang Gempa

Baca: 55 Kades Baru di Enrekang Diajari Susun RPJMDes, Ini Pesan Bupati

Dari persentase tersebut, Samsung merupakan merek ponsel pintar yang paling banyak dipalsukan. Sebesar 36,23 persen ponsel palsu dalam data AnTuTu menjiplak model smartphone Samsung.

Setelahnya, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari GSM Arena, Selasa (23/1/2018) secara berturut-turut menyusul Apple iPhone sebesar 7,72 persen, Xiaomi: 4,75 persen, Oppo: 4,46 persen, dan Huawei: 3,4 persen.

Adapun model ponsel yang paling banyak dipalsukan sepanjang 2017, masih menurut AnTuTu Officer, adalah seri Galaxy S7, ponsel lipat Samsung W2016 dan W2017, iPhone 7 Plus, OnePlus 3T, Xiaomi Mi5, dan Galaxy S8 Plus versi China.

Baca: Hore, 29 Ribu Keluarga di Jeneponto Dapat Rastra Gratis

Smartphone yang paling banyak dipalsukan
Smartphone yang paling banyak dipalsukan (HANDOVER)
Halaman
12
Editor: Anita Kusuma Wardana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved