Belum selesai Beras Kini Garam Bakal Diimpor, KPPU Bungkam

Izin impor bisa dilakukan oleh Menteri Perdagangan (Mendag) sebanyak kebutuhan industri yang menggunakan.

Belum selesai Beras Kini Garam Bakal Diimpor, KPPU Bungkam
dok_instagram/emba
Petani Garam di Bangkala, Jeneponto 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Belum selesai polemik beras impor oleh Menteri Perdagangan (Mendag), datang lagi kabar tak sedap, pemerintah lewat Mendag bakal melakukan impor garam industri.

Sayangnya, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) yang getol menolak Impor kini bungkam.

Saat dihubungi via pesan WhatsApp seminggu terakhir, Ketua KPPU RI, Syarkawi Rauf hanya menrespon apa adanya pertanyaan awak media.

Ia hanya menjawab salam, lalu diam saat ditanya terkait akan adanya impor beras tersebut.

"Saya lagi di meeting. Bentar lagi yah," tulis Dosen Fakultas Ekonomi Unhas itu.

Seperti dilansir Kompas.com, impor garam bakal dipermudah sesuai masukan semua kementerian dan Badan Pusat Statistik (BPS) pada Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) yang dipimpin Menko Bidang Perekonomian.

Sebelumnya impor garam industri perlu memasukkan rekomendasi dari Menteri Kelautan dan Perikanan (KP).

Namun, setelah adanya Rakortas, rekomendasi dari Menteri KP dinilai tidak perlu dilakukan setiap kali impor.

Izin impor bisa dilakukan oleh Menteri Perdagangan (Mendag) sebanyak kebutuhan industri yang menggunakan.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved