Ini Penyebab Partisipasi Pemllih Berkurang Menurut Komisioner KPU Bulukumba

Janji yang dimaksud mengurangi partisipasi pemilih, yakni janji yang tidak terukur dan tidak rasional.

Ini Penyebab Partisipasi Pemllih Berkurang Menurut Komisioner KPU Bulukumba
firki/tribunbulukumba.com
Bidang Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bulukumba, Hasanuddin Salasa. 

Laporan Wartawan TribunBulukumba.com, Firki Arisandi

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Bidang Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bulukumba, Hasanuddin Salasa, menyebut janji politik yang tidak terealisasi dapat mengurangi partisipasi pemilih.

Hal itu disampaikannya berdasarkan fakta dan hasil laporan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di lapangan.

"Di Herlang ada begitu, bahkan pada saat kami lakukan pendataan, warga sudah tidak mau didata, karena mereka tidak percaya lagi dengan kandidat calon," kata Hasanuddin.

Hasanuddin menambahkan, janji yang dimaksud mengurangi partisipasi pemilih, yakni janji yang tidak terukur dan tidak rasional.

Baca: Bupati Bulukumba Rencana Bangun Museum, Salah Satu Koleksinya Pinisi

"Harapan kami, politisi bisa mendesain kampanyenya tidak mengada-ada. Sebisa mungkin objektif dan memang bisa dilakukan di wilayah-wilayah tertentu," tambahnya.

Untuk meningkatkan partisipasi pemilih, pihaknya berupaya melakukan penyebaran informasi kepada pemangku kepentingan hingga tingkat desa dan kelurahan serta relawan demokrasi.

Selain janji politik, lokasi TPS yang terlalu jauh dari rumah warga menjadi faktor menurunnya partisipasi pemilih.

"Kami sudah usulkan 831 TPS, yang sebelumnya pada pilkada bupati hanya 654. Yang disetujui KPU provinsi sekitar 100 TPS tambahan, jadi nanti sekitar 700 lebih TPS di Bulukumba," tutur Hasanuddin.

Baca: Proyek Jembatan Sungai Bialo Bulukumba Dicicil, Masalahnya di DPRD

Wajib pilih pada pemilihan Bupati Bulukumba tahun 2015 mencapai 365.990 dan tingkat partisipasi pemilih hanya sekitar 52 persen. (*)

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved