Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Akbar Endra Soroti Sampah di Pinggir Kolam PTB

Kondisi PTB sudah jorok dan menimbulkan bau tak sedap. Hal ini disebabkan, kurangnya perhatian dari Balai Lingkungan Hidup (BLH).

Penulis: Ansar | Editor: Anita Kusuma Wardana
ANSAR
Sejumlah sampah busuk berserakan di kolam kawasan kuliner Pantai Tak Berombak (PTB) Maros. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Sejumlah sampah busuk berserakan di kolam kawasan kuliner Pantai Tak Berombak (PTB) Maros diprotes oleh anggota Komisi III DPRD Maros, Akbar Endra, Jumat (5/1/2018).

Beberapa bulan terakhir, kondisi PTB sudah jorok dan menimbulkan bau tak sedap. Hal ini disebabkan, kurangnya perhatian dari Balai Lingkungan Hidup (BLH).

"Sepanjang tepi PTB. Sampah busuk bersarakan dan mengampung di air. Padahal, PTB itu tempat kuliner yang ramai dikunjungi oleh warga Maros dan daerah lain," katanya.

Seharusnya, kawasan yang menjadi ikon Maros tersebut ditata rapih dan kebersihannya dijaga. Bukannya, membiarkan sejumlah sampah berserakan di kolam.

Minat pengunjung akan berkurang jika sampah kotor tersebut tidak segera diangkat. Bahkan kondisi PTB sudah mulai kusam dan berlumut.

"Kami neminta, BLH memperhatikan kebersihan PTB. Jangan biarkan sampah begitu saja. Banyak orang dari luar, datang ke Maros, hanya untuk ke PTB," katanya.

Akbar Endra juga meminta ke Balai Lingkungan Hidup (BLH) supaya menyiapkan tempat sampah atau TPA di setiap sudut area kawasan kuliner Pantai Tak Berombak (PTB).

Warga yang ingin membuang sampah juga harus menggunakan TPA. Peran warga juga sangat dibutuhkan untuk menjaga kebersihan.

Satpol PP yang bertugas pengamanan, juga harus menyampaikan ke pengunjung untuk tidak membuang sampah sembarangan apalagi di kolam PTB.

"Satpol PP juga bertindak tegas. Tegur warga yang membuang sampah sembarangan. Jangan lakukan pembiaran yang merusak keindahan area PTB," katanya.

Sejumlah sampah busuk berserakan di kolam kawasan kuliner PTB Maros mengannggu pengunjung.

Beberapa bulan terakhir, kondisi PTB sudah jorok dan menimbulkan bau tak sedap. Hal ini disebabkan, kurangnya perhatian Balai Lingkungan Hidup (BLH).

"Sepanjang tepi PTB. Sampah busuk bersarakan dan mengampung di air. Padahal, PTB itu tempat kuliner yang ramai dikunjungi oleh warga Maros dan daerah lain," katanya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved