Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Lima Hari, Pedagang Pasar Sentral Maros Terima Dua SMS Ancaman

Pedagang Pasar Sentral Maros trauma dengan adanya SMS ancaman akan dilakukan pembakaran.

Penulis: Ansar | Editor: Ardy Muchlis
Handover
Seorang pedagang, Ramli memperlihatkan SMS atau pesan singkat dari nomor ponsel tak dikenal berisi, pasar sentral akan dibakar. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Pedagang Pasar Sentral Maros trauma dengan adanya SMS ancaman akan dilakukan pembakaran.

Pasalnya, pasar sentral sudah beberapa kali kebakaran.

Seorang pedagang, Ramli mengatakan, Selasa (26/12/2017) dalam waktu lima hari, pedagang telah mendapatkan dua SMS ancaman dari nomor yang sama.

Pada Jumat 22 Desember lalu, pedagang menerima pesan yang berisi ancaman pembakaran.

"Ancaman pertama, ada SMS yang menyampaikan, hati-hatiki barangta, tidak lama itu ada kebakaran. Kasi tahuki anggota-anggota. Lalu SMS kedua bilang siapa lagi nama kepala pasarmu," katanya saat membaca isi SMS tersebut di Warkop Bagas.

Saat SMS pertama, pedagang masih cuek. Namun setelah masuk SMS kedua, pedagang langsung melapor. Dia khawatir, aksi pembakaran tidak terjadi karena akan merugikan pedagang.

"Saat ini masih ada pedagang beraktivitas dan sementara pembagian kios dan lapak di Tramo. SMS pertama tidak terlalu ditanggapi. Tapi muncul yang kedua, kami langsung melapor ke Polres," katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved