Seorang Warga Maros Dilaporkan Hilang Diduga Terseret Arus Banjir

Kepala Dusun Salarang, Mahmuddin, korban yang mengalami gangguan jiwa tersebut, meninggalkan rumahnya saat keluarga sementara beristrahat.

Seorang Warga Maros Dilaporkan Hilang Diduga Terseret Arus Banjir
ANSAR/TRIBUN TIMUR
Personel Basarnas Makassar melakukan penacarian terhadap seorang warga Dusun Salarang, Desa Borimasunggu, Maros Baru, Maros, Abdul Rasyid Umar hilang diduga terseret arus sungai. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Seorang warga Dusun Salarang, Desa Borimasunggu, Maros Baru, Maros, Abdul Rasyid Umar (61) hilang diduga terseret arus banjir Minggu, (24/12/2017) dini hari.

Kepala Dusun Salarang, Mahmuddin, korban yang mengalami gangguan jiwa tersebut, meninggalkan rumahnya saat keluarga sementara beristrahat.

"Abdul Rasyid ini keluar rumah saat keluarganya tidur. Diduga, korban jatuh dan terseret aliran sungai yang ada di dekat rumahnya," katanya.

Baca: BREAKING NEWS: Terbawa Arus Banjir di Manggala, Diki Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Basarnas Makassar, menerjunkan 15 personel Tim SAR dan BPBD Maros untuk melakukan pencairan di sungai. Petugas menggunakan satu unit perahu karet.

Koordinator Basarnas, Darul Astiadi mengatakan, selain menggunakan perahu, dua orang anggotanya juga turun ke air sungai melakukan penyelaman. Namun upaya pencarian yang dilakukan selama enam jam gagal.

"Tim kami sudah melakukan pencarian ke semua sungai, namun korban belum ditemukan. Anggota menyisir sungai dengan menggunakan perahu karet, ada juga yang menyelam," katanya.

Meski telah memperluas wilayah penyisiran, namun hingga malam korban belum juga ditemukan. Sementara, pihak keluarga juga melakukan pencarian di wilayah darat. Tapi juga gagal.

"Kami sudah memperluas wilayah pencarian. Warga sekitar dan keluarga juga mencari di area darat dan empang," katanya.

Penulis: Ansar
Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved