Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Jadi Pembicara di Dialog Kebangsaan di Makassar, Zulkifli Hasan: Kita Mudah Diadu Domba

Dalam pemaprannya, Ia mengatakan bangsa Indonesia sangat mudah diadu domba sehingga sangat lama merdeka.

Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Ardy Muchlis
HASIM ARFAH/TRIBUN TIMUR
Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan tampil sebagai pembicara dalam Dialog Nasional Kebangsaan di Aula Asrama Haji, Makassar, Sulsel, Sabtu (23/12/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan tampil sebagai pembicara dalam Dialog Nasional Kebangsaan di Aula Asrama Haji, Makassar, Sulsel, Sabtu (23/12/2017).

Dalam pemaprannya, Ia mengatakan bangsa Indonesia sangat mudah diadu domba sehingga sangat lama merdeka.

Ia mengatakan Amerika Latin lebih duluan merdeka dari Indonesia. Namun, Indonesia lebih lama lagi karena mudah untuk diadu.

"Bangsa kita lambat merdeka karena kita sangat mudah diadu domba," katanya, Sabtu (23/12/2017).

Namun, kesadaran itu mulai ada ketika memasuki abad 20.

"Pertama kala itu, terbentuk serikat dagang Indonesia, muncul gerakan Budi Utomo, berdirinya Muhammadiyah, NU, ada juga kongres wanita pertama dan sumpah pemuda tahun 1928," katanya.

Ia juga mengungkapkan ketika seseorang panjang jenggot dan celana pendek maka dicurigai intoleran.

"Orang yang mengatakan orang beragama itu tidak pancasilais belajar lagi Pancasila. Kami pancasilais Anda radikalis, mau dibilang gitu nggak?," katanya.

Ratusan kader Wahdah Islamiyah pun langsung berteriak," tidak!.

Dalam acara itu Hadir Sekjen MPR RI Ma'ruf Cahyono, Bupati Lampung Selatan Zainuddin Hasan, Ketua DPW PAN Sulsel Ashabul Kahfi, Anggota DPD RI Iqbal Parewangi, dan Anggota DPR RI Nasyid Umar.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved