Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Polisi Bidik Kasus Sumur Bor 2016 Parepare

Satreskrim Polres Pareparetengah melakukan pengumpulan bukti dan keterangan (Pulbaket) mengenai dugaan penyimpangan

Penulis: Mulyadi | Editor: Suryana Anas
Mulyadi/Tribun Timur
Kanit Tipikor Polres Parepare Ipda Sukri bersama sejumlah jurnalis Parepare 

Laporan Wartawan Tribun Timur Mulyadi

TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE-Kepolisian Resort (Polres) Parepare membidik proyek sumur bor dalam yang dikerjakan PT Faturahman 2016 lalu.

Satreskrim Polres Parepare pun tengah melakukan pengumpulan bukti dan keterangan (Pulbaket) mengenai dugaan penyimpangan yang terjadi dalam proyek yang menelan anggaran Rp 9 miliar ini.

"Tengah kami lidik," ujar Kanit Tipikor Polres Parepare, Ipda Sukri, Kamis (21/12/2017).

Ia mengatakan bahwa pihaknya menunggu hasil kajian tim teknis untuk mengetahui letak titik terjadi penyimpangan.

"Hasilnya nanti diserahkan ke BPKP untuk mengetahui apakah terdapat kerugian negara di dalamnya. Jadi, kita hanya sebatas mengumpul keterangan atau bukti dalam proses penyelidikan,"jelas Sukri.

Proyek sumur bor dalam ini merupakan salah satu proyek yang masuk dalam pengawalan TP4D Kejari Parepare Tahun 2016 lalu.

Anggaran Rp 9 miliar digunakan untuk membuat sumur bor dalam sebanyak enam titik yang tersebar disejumlah titik di Parepare. Pasca selesai dibangun langsung dikelola PDAM untuk didistribusikan kepada pelanggan.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved