Baznas Bantaeng Distribusikan Zakat Untuk 2.242 Mustahiq

Kecamatan Bantaeng 262 orang, Kecamatan Eremerasa 168 orang, Kecamatan Pa'jukukang 273 orang 106 orang

Penulis: Edi Hermawan | Editor: Imam Wahyudi
Edi Hermawan/TribunBantaeng.com
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bantaeng distribusikan zakat dan infaq kepada Mustahiq (penerima zakat) di Balai Kartini, Jl Kartini, Kecamatan Bantaeng, Kamis (21/12/2017). 

Laporan Wartawan TribunBantaeng.com, Edi Hermawan

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bantaeng distribusikan zakat dan infaq kepada Mustahiq (penerima zakat) di Balai Kartini, Jl Kartini, Kecamatan Bantaeng, Kamis (21/12/2017).

Pendistribusian ke-19 sejak berdirinya Baznas Bantaeng tersebut memberikan zakat dan infaq kepada 2.242 Mustahiq.

Sebanyak 1.446 orang fakir miskin yang berasal dari Kecamatan Bissappu 168 orang, Kecamatan Sinoa 293 orang, Kecamatan Ulu Ere 88 orang.

Kecamatan Bantaeng 262 orang, Kecamatan Eremerasa 168 orang, Kecamatan Pa'jukukang 273 orang 106 orang dari Kecamatan Gantarang Keke dan 138 orang dari Kecamatan Tompobulu.

Wakil Ketua Baznas Bantaeng KH Abdul Muin Jufri, mengatakan bahwa harta yang tidak dizakatkan termasuk harta yang kotor.

"Zakat termasuk rukun Islam yang ketiga setelah shalat, sumber zakat ini dari para pegawai dan aling banyak itu dari guru," ujarnya dihadapan para penerima zakat.

Sementara itu Sekda Bantaeng, Abdul Wahab menjelaskan alasan zakat tersebut dikelola Baznas adalah proses pencairannya terbilang mudah.

"Karena zakat itu lewat APBD tentu sangat rumit, karena perlu SPM, SP2D, Proposal dan sebagainya, tapi kalo lewat Baznas itu semua tidak perlu," ujarnya.

Pihaknya mengatakan bahwa syarat pendistribusiannya hanya melalui ketua, lalu dicek layak menerima atau tidak dan prosesnya sudah selesai. 

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved