Miliki 1786 Butir Tramadol, Dua IRT di Gowa Ditangkap Polisi

Tersangka menjual dengan harga Rp 3.000 per butir. Dikemas dalam plastik dengan isi lima sampai 10 butir.

Miliki 1786 Butir Tramadol, Dua IRT di Gowa Ditangkap Polisi
HANDOVER
Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga (dua dari kanan) saat press release di mako Polres Gowa. 

Laporan Wartawan Tribun Timur Wa Ode Nurmin

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA- Dua ibu rumah tangga (IRT) masing-masing ID (52) dan SA (43) di Gowa ditangkap Sat Narkoba Polres Gowa karena menjual tramadol.

Dalam press release Polres Gowa di halaman mako, Rabu (20/12/2017), kedua ibu rumah tangga tersebut kedapatan memiliki 1786 butir tramadol.

Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga mengatakan keduanya ditangkap di rumahnya masing-masing, satu di Jl. Mangka Daeng Bombong Manggarupi, satunya lagi di Desa Bontoala Pallangga.

"Pengungkapan kasus ini atas informasi masyarakat sendiri. Yang melaporkan jika di rumah kedua tersangka tersebut sering terjadi transaksi jual beli tramadol," katanya saat press release.

Saat dilakukan penggeledahan, di kediaman ID ditemukan 1115 butir tramadol.

Tersangka menjual dengan harga Rp 3.000 per butir. Dikemas dalam plastik dengan isi lima sampai 10 butir.

"Dia dapat untung Rp 500 setiap butir. Karena dibeli dengan harga Rp 2.500 dan dijual Rp 3.000," jelasnya lagi.

Sementara itu tersangka SA kedapatan memiliki 671 butir tramadol.

Barang bukti tramadol itu disembunyikan tersangka diatas atap dalam kamar mandi.

Harga yang dia jual Rp 2.000 per butir dari harga yang dibeli Rp 1.200 per butir. Dan keuantungannya Rp 800 per butir.

Keduanya terancam hukuman pidana 10 tahun penjara dan denda Rp 1 M dengan sangkaan UU Kesehatan No 36 Tahun 2009 pasal 196. (*)

Penulis: Waode Nurmin
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved