KPPU Siap Kawal Upaya Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Syarkawi menyampaikan, 2017 terdapat gap antara proyeksi pertumbuhan ekonomi dalam RPJMN dengan kondisi aktual.
Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Ardy Muchlis
Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Melihat perkembangan implementasi UU No 5 Tahun 1999 dan peran Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dari 2001-2017, Ketua KPPU Syarkawi Rauf siap mengawal upaya akselerasi pertumbuhan ekonomi di Tanah Air.
Syarkawi menyampaikan, 2017 terdapat gap antara proyeksi pertumbuhan ekonomi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dengan kondisi aktual.
"Sebagai bagian upaya mereduksi gap pertumbuhan ekonomi tersebut, sepanjang 2017 KPPU telah memfokuskan resources yang dimiliki baik upaya penegakan hukum maupun pencegahan pada 5 sektor prioritas, yaitu, pangan, energi, infrastruktur dan logistik, pendidikan dan kesehatan, serta perbankan dan keuangan, " kata Syarkawi dalam rilisnya, Rabu (20/12/2017).
Khusus pangan, KPPU memberikan perhatian lebih mengingat sektor pangan yang di konsumsi masyarakat selama ini sangat rentan mengalami fluktuasi harga dengan tren meningkat, sehingga mendorong inflasi.
"Itulah sebabnya KPPU dalam beberapa tahun terakhir ini giat turun ke masyarakat, mencermati fluktuasi harga pangan dengan tren naik. Ketika semua kementerian menyatakan ketersediaan pasokan pangan cukup sementara faktanya justru terjadi kenaikan harga, maka KPPU harus mulai meneliti ada tidaknya upaya pengaturan oleh pelaku usaha tertentu, jika terjadi praktek persaingan usaha tidak sehat maka KPPU lakukan penegakan hukum," kata Syarkawi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/makassar_20171220_132551.jpg)