Breaking News:

Terima Dana TKDD Rp 1,2 Triliun, Ini Prioritas Pemkab Polman

Berdasarkan data yang diperoleh TribunSulbar.com, besaran dana yang diterima Kabupaten Polman pada tahun ini, menunjukkan

Penulis: Nurhadi | Editor: Imam Wahyudi
nurhadi/tribunsulbar.com
Wakil Bupati Polman Rahmat Natsir menandatangani pakta integritas penerimaan DIPA dan TKDD didepan Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar (ABM) dan Kepala Kantor Dirjen Perbendaharaan Negara Provinsi Sulbar. 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Polman) menerima dana transfer ke daerah (TKDD) sebesar Rp 1.205.79, dari pemerintah pusat untuk tahun anggran 2018, Senin (19/12/2017).

Dana tersebut diterima secara simbolis Wakil Bupati Polman Muh. Natsir dan serahkan oleh Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar (ABM) didampingi Kepala Kantor Dirjen Perbendaharaan Negara Provinsi Sulbar, Syaiful Islam, pada acara penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Dana Transfer Ke dan Dana Desa (TKDD) tahun angggaran 2018 di Aula Kantor Gubernur Sulbar, Jl. Abd Malik Pattana Endeng, Rangas, Kecamatan Simboro, Mamuju.

Berdasarkan data yang diperoleh TribunSulbar.com, besaran dana yang diterima Kabupaten Polman pada tahun ini, menunjukkan adanya peningkatan penerimaan dana TKDD dari tahun sebelum yang hanya sebesar Rp 1,082,18 triliun. Sekaligus menjadikan Polman sebagai Kabupaten penerima terbanyak dana TKDD di Sulbar.

Wakil Bupati Polman Muh. Natsir, saat ditemui TribunSulbar.com, usai penyerahan DIPA dan Dana Transfer di Aula Kantor Gubernur Sulbar, mengatakan, dana tersebut akan digunakan pada prioritas pembangunan Polman,yakni infrastruktur daerah.

"Kita bersyukur dengan dana yang kita terima tahun ini, persoalan kenapa Polman menjadi kabupaten penerima tertinggi, saya kira nilai besar ini, sudah sesuai dengan ekspektasi daerah dan jumlah penduduk serta luas wilayah Kabupaten Polman," katanya kepada TribunSulbar.com.

Ia mengungkapkan, dana tersebut akan diintegrasikan dengan dana APBD untuk digunakan pada pembangunan prioritas daerah, seperti infrastruktur jalanan, pasar utamanya pengetasan kemiskinan dan gizi buruk di Polman.

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved