Miliki Sabu 145 Gram, Penjual Buah Asal Tallo Diringkus Polisi

Pelaku yang berinisial SA (53) diringkus tim Macan Satnarkoba saat sedang berada di rumahnya Jl Indah Kecamatan Tallo.

Miliki Sabu 145 Gram, Penjual Buah Asal Tallo Diringkus Polisi
ilustrasi

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Personil Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polrestabes Makassar mengamankan seorang pelaku yang diduga sebagai bandar narkoba, Senin (18/12/2017). Pelaku yang berinisial SA (53) diringkus tim Macan Satnarkoba saat sedang berada di rumahnya Jl Indah Kecamatan Tallo.

Penangkapan atas pelaku yang diketahui juga berprofesi sebagai pedagang buah di Pasar Pannampu berdasarkan hasil laporan warga. Setelah dilakukan pengawasan beberapa hari akhirnya Polisi melakukan penangkapan terhadap pelaku tanpa ada perlawanan.

Saat rilis terkait pengungkapan kasus tersebut di Mapolrestabes Makassar, Senin (18/2/2017) sore, Kasat Narkoba, Kompol Diari Astetika, menerangkan bahwa turut disita barang bukti sabu total berat 145 gram. Yang menguatkan jika SA merupakan salah satu Bandar yang beroperasi di wilayah kota Makassar.

Barang bukti yang ditemukan keseluruhan saat dilakukan penangkapan. Masing-masing dua bungkusan besar masing-masing 50 gram serta 15 saset kecil berisi sabu siap edar ditemukan di bawah lemari jualannya.

“Kemungkinan pelaku hanya berkamuflase sebagai penjualan buah, dan memanfaatkan hal itu untuk mengedarkan sabu miliknya,” kata Diari.

Selain barang bukti yang ditemukan ditemukan di bawah lemari, Petugas juga menemukan 27 saset kecil berisi sabu seberat satu gram yang tersimpan dalam dompet. Dompet tersebut diselipkan di dalam baju milik pelaku.

Dari hasil interogasi lebih lanjut, Diari menjelaskan jika barang haram yang diedarkan pelaku diperoleh dari saudara lelakinya bernama Cupi yang saat ini berstatus tahanan Lapas Bolangi. Barang tersebut dibeli dengan seharga Rp 80 juta yang kemudian siap edar di kota Makassar.

“Kita akan telusuri lebih lanjut hasil dari keterangan pelaku, sebab kasus ini melibatkan seorang lagi yang merupakan tahana Lapas Bolangi,” terangnya.

“Pelaku SA sendiri masih juga kita telusuri jaringannya, sebab ia baru pertama kali tertangkap. Sehingga untuk sementara tersangka bakal dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 dan Pasal 112 ayat 2 Undang-Undang RI tahun 2009 tentang narkoba,” tuturnya.

Buru Begal dapat Sabu

Jelang akhir tahun 2017, tim Resmob dan Tim khusus (Timsus) Ranmor Polrestabes Makassar gencar menggelar razia. Razia yang dikhususkan kepada para pelaku Pencurian Kendaraan bermotor (Curanmor), Pencurian dan Pemberatan (Curat) dan Pemcurian dan Kekerasan (Curas) atau begal digelar hingga lorong-lorong.

 Namun saat melakukan razia di wilayah Pampang Kecamatan Panakukang, Minggu (17/12) malam, Tim Polrestabes Makassar dan Polsek Panakukang membekuk seorang pemuda berinisial FS (22). Pemuda yang beralamat di Jl Tamangapa Raya itu, diringkus lantaran ketahuan membawa satu sacet kecil sabu.

 Awalnya FS melewati jalur razia dengan mengendarai sepeda motor. Saat ingin digeledah, ia langsung tancap gas.Petugas kepolisian pun memburu pelaku dan berhasil diringkus.

 "Dari hasil penggeledahan ternyata pelaku mencoba kabur lantaran membawa satu saset sabu," kata Humas Polrestabes Makassar, AKP La Ode Idris.(*)

Penulis: Alfian
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved