Rektor UIM Sosialisasi Program Desa Emas di Enrekang

Majdah yang juga adalah istri Wakil Gubernur Sulsel menyampaikan tentang konsep lima pilar yang akan dikembangkan di desa

Rektor UIM Sosialisasi Program Desa Emas di Enrekang
HANDOVER
Rektor Universitas Islam Makassar Dr Majdah Agus Arifin Nu'mang, membuka secara resmi lokakarya latihan (Lokalatih) peta jalan gerakan Desa Emas di pwndopo rumah jabatan bupati Kabupaten Enrekang,Selasa (12/12/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Timur Munawwarah Ahmad

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Rektor Universitas Islam Makassar Dr Majdah Agus Arifin Nu'mang, membuka secara resmi lokakarya latihan (Lokalatih) peta jalan gerakan Desa Emas di pwndopo rumah jabatan bupati Kabupaten Enrekang,Selasa (12/12/2017).

Selain lokalatih, pada kesempatan terebut Majdah juga sosialisasi program UIM bersama Tim Komite dihadapan30 Kepala Desa yang berasal dari Kabupaten Enrekang dan Kabupaten Pinrang. Nampak hadir mendaampingi Bupati Enrekang, Muslimin Bando.

Dalam sambutannya Majdah yang juga adalah istri Wakil Gubernur Sulsel menyampaikan tentang konsep lima pilar yang akan dikembangkan di desa, tentunya dengan ciri khas Sulawesi Selatan, dimana lebih diperkaya dengan semangat keagamaan.

"Sehingga gerakannya berciri khaskan Islam seperti gerakan cinta Alquran, gerakan hayyala shalah, dan lain sebagainya,"kata Majdah melalui rilis humas UIM Andi.

Disisi lain kata Majdah, UIM sebagai perguruan tinggi Islam milik Nahdlatul Ulama, tentunya memiliki tanggung jawab sosial untuk mencerdaskan Bangsa dan masyarakat Sulsel khususnya.

"Alhamdulillah kemarin kita sudah mengunjungi 3 (tiga) desa yakni Desa Tungka dengan industri susunya, desa Saruran dan desa Batu Noni dengan usahatani bawang, tentunya konsep lima pilar yakni Bina Akhlak, Bina Saudara, Bina Sinergi, Bina Dana dan Bina Pasar (produk unggulan) terus kita kembangkan, demi terwujudnya desa yang mandiri dan profesional,"tambahnya.

Komite Ekonomi dan Industri Republik Indonesia (KEIN) yang diwakili oleh Budi Purnomo dari Pokja Industri Desa mengharapkan kerjasamanya dengan UIM terus berlanjut dengan membuka program vokasi pengembangan desa, dimana nanti mahasiswa UIM adalah kader-kader desa yang siap diterjunkan dan berkontirbusi untuk pembangunan desa setelah menyelesaikan program studinya. (*)

Penulis: Munawwarah Ahmad
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved