Luthfy A Mutty Surati Kapolres Palopo, Minta Penjelasan Soal Larangan Tahanan Lihat Jenazah Ayahnya

Menurut Luthfy, penjelasan tersebut penting untuk menghindari penilaian bahwa Polri telah melakukan tindakan abusse of power.

Luthfy A Mutty Surati Kapolres Palopo, Minta Penjelasan Soal Larangan Tahanan Lihat Jenazah Ayahnya
hamdan soeharto/tribunpalopo.com
Surat yang dilayangkan anggota DPR RI, Luthfy A Mutty ke Mapolres Palopo.

Laporan Wartawan TribunPalopo.com, Hamdan Soeharto

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Anggota DPR RI, Luthfy A Mutty melayangkan surat ke Mapolres Palopo. Surat bernomor 99/A.34/DPR-RI/XII/2017 itu berisi keinginan Anggota DPR RI Komisi III untuk meminta penjelasan kepada Kapolres Palopo terkait pelarangan tahanan yang ingin melihat jenazah ayahnya.

Menurut Luthfy dalam surat itu, penjelasan tersebut penting untuk menghindari penilaian bahwa Polri telah melakukan tindakan “abusse of power”, mengingat Pasal 19 ayat 8 PP Nomor 27 Tahun 1983 Tentang Pelaksanaan KUHAP memungkinkan pemberian izin.

Surat yang ditandatangani Anggota DPR RI Luthfy A Mutty itu terbit pada 8 Desember 2017 di Jakarta. Dengan tembusan Kapolri, Kapolda Sulsel, Fraksi NasDem DPR RI, dan Arsip

Sekadar informasi, seorang tahanan narkoba berinisial MP (16) tengah ditimpa musibah karena telah ditinggalkan ayahnya yang bernama Nurdin (36).

Ia ingin melihat jenazah ayahnya dan mengikuti pemakamannya, namun tidak mendapatkan izin dari polisi.(*)

Penulis: Hamdan Soeharto
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved