Fraksi PAN DPRD Mamuju Minta Bimtek ASN Tak Dilaksanakan di Luar Kota

Dalam rapat yang digela antara pihak Pemkab Mamuju dan DPRD Mamuju, salah seorang anggota DPRD dari Fraksi PAN

Fraksi PAN DPRD Mamuju Minta Bimtek ASN Tak Dilaksanakan di Luar Kota
nurhadi/tribunsulbar.com
Imran AB 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNMAMUJU.COM, MAMUJU - Pelaksanaan bimbingan teknis (Bimtek), yang kerap dilakukan instansi pemerintahan diluar kota Mamuju, menuai sorotan dalam pembahasan Kebijakan umum anggaran (KUA) Plafon Penyusunan Anggaran Sementara (PPAS) untuk APBD 2018 beberapa waktu lalu.

Dalam rapat yang digela antara pihak Pemkab Mamuju dan DPRD Mamuju, salah seorang anggota DPRD dari Fraksi PAN, Imran AB meminta agar Pelaksanaan Bimtek tersebut dapat dilakukan di Mamuju saja.

"Selama ini kita sering mengadakan Bimtek diluar kota, saya minta agar tahun depan pelaksanaannya di Mamuju saja, tentu hal ini dapat lebih efisien dari segi biaya," kata Imran AB dalam rapat tersebut.

Ia menjelaskan, dengan pelaksanaan bimtek yang tidak keluar kota Mamuju, akan mampu mempengaruhi perputaran perekonomian daerah Mamuju, sekaligus dapat menekan anggaran yang selama ini dinilai terlalu boros jika dilaksanakan diluar kota.

"Pematerinya kita datangkan saja, saya rasa mengenai kualitas dari bimtek yang dilaksanakan disini dan diluar kota akan sama saja atau setara kualitasnya, sebab pemateri dan materi yang disajikan juga sama hanya tempatnya yang berbeda," tambah Imran.

Ia mengatakan, jika kebijakan pelaksanaan bimtek tidak keluar kota Mamuju diberlakukan, diperkirakan anggaran pelaksanaan kegiatan bimtek akan mampu ditekan hingga 35 persen.

"Jika kita berhemat untuk tidak bimtek keluar kota, maka sisa anggaran yang tersedia dari penghematan itu bisa digunakan Pemkab untuk membangun hal-hal lain yang sifatnya penting," tandasnya.

Terpisah, Sekertaris Daerah (Sekda) Mamuju, Suaib, mengaku mengapresiasi usulan tersebut. Menurutnya jika hal itu disepakati oleh DPRD dan pihak eksekutif, maka akan menimbulkan efisiensi anggaran yang cukup signifikan.

"Saya rasa hal tersebut sangat baik bagi perkembangan pembangunan kita, sebab akan ada perputaran uang di Mamuju dan mengefisienkan anggaran dalam penyusunan program," kata Suaib kepada TribunSulbar.com, Kamis (7/11/2017).

Meski demikian, namun ia mengatakan tidak semua bimtek dapat dilakukan di Mamuju, sebab akan disesuaikan dengan kepentingan bimtek yang akan diselenggarakan.

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved