Audit Keuangan PDAM Jeneponto Belum Jelas, Ini Alasan Kepala Inspektorat

Pihaknya pun berjanji akan melakukan pemanggilan ke tiga terhadap Amri Mahadi Kulle, pekan ini.

Audit Keuangan PDAM Jeneponto Belum Jelas, Ini Alasan Kepala Inspektorat
muslimin/tribunjeneponto.com
Kepala Inspektorat Jeneponto, Yusuf Pakihi 

TRIBUNJENEPONTO.COM,BINAMU - Sudah sebulan lebih, Inspektorat Jeneponto melakukan audit keuangan dan kinerja PDAM Jeneponto dibawa kepemimpinan mantan direktur Amri Mahadi Kulle.

Namun, hingga saat ini audit itu belum juga membuahkan hasil alias nihil.

Ditemu di kantor Bupati Jeneponto Jl Lanto Dg Pasewang, Kecamatan Binamu, Senin (04/12/2017), Kelapa Inspektorat Jeneponto Yusuf Pakihi mengaku belum dapat mengeluarkan Laporan Hasil Pertanggungjawaban (LHP) lantaran Amri Mahadi yang kurang kooperatif.

"Memang agak lama, belum selesai, mengapa belum selesai karena direktur PDAM yang lama (Amri Mahadi Kulle) sudah dua kali dipanggil tapi tidak diambil keterangannya, karena sebentar sekali alasannya masiha ada maslaahnya di kantor lama," kata Yusuf Pakihi.

Pihaknya pun berjanji akan melakukan pemanggilan ke tiga terhadap Amri Mahadi Kulle, pekan ini.

"Dalam minggu ini kita akan lakukan pemanggilan ketiga, mungkin hari ini saya tandatangan surat pemanggilannya untuk klarifikasi, karena yang begitu harus klarifikasi dulu," ujarnya.

Selain Amri Mahadi, Inspektorat Jeneponto juga telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pegawai PDAM Jeneponto.

"Sudah ada dugaan penyimpanan karena semua yang terkait kita sudah periksa termasuk bendahara, tapi untuk jumalh dugaannya belum bisa kita sebutkan karena harus klarifikasi beesangkutan dulu," tuturnya.

Audit kinerja dan keuangan PDAM Jeneponto merupakan permintaan Bupati Jeneponto Iksan Iskandar dan komisi dua DPRD Jeneponto.

Desakan audit kinerjan dan audit itu adalah buntut matinya aliran air PDAM Jeneponto ke sejumlah rumah pelanggan lantaran tunggakan listrik yang tidak terbayar.

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved