Breaking News:

Mahasiswa Yapma Gelar Periksa Kesehatan Gratis di Soppeng

PKL berupa pemeriksaan kesehatan gratis menyisir rumah warga di pedalaman, terutama yang kurang mampu.

Penulis: Munawwarah Ahmad | Editor: Ardy Muchlis
Mahasiswa Yapma Gelar Periksa Kesehatan Gratis di Soppeng - makassar_20171203_204525.jpg
MUH ABDIWAN/TRIBUN TIMUR
Sebanyak 73 Mahasiswa Kebidanan Yayasan Pendidikan Makassar (YAPMA), yang melakukan Praktek Kerja Lapangan di Kecamatan Marioriwawo Kab Soppeng, Minggu siang (3/12). Mereka menyisir pedalaman rumah warga, terutama yang kurang mampu untuk pemeriksaan kesehatan secara gratis.
Mahasiswa Yapma Gelar Periksa Kesehatan Gratis di Soppeng - makassar_20171203_204722.jpg
MUH ABDIWAN/TRIBUN TIMUR
Sebanyak 73 Mahasiswa Kebidanan Yayasan Pendidikan Makassar (YAPMA), yang melakukan Praktek Kerja Lapangan di Kecamatan Marioriwawo Kab Soppeng, Minggu siang (3/12). Mereka menyisir pedalaman rumah warga, terutama yang kurang mampu untuk pemeriksaan kesehatan secara gratis

Laporan Wartawan Tribun Timur Munawwarah Ahmad

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR- Sebanyak 73 Mahasiswa Kebidanan Yayasan Pendidikan Makassar (YAPMA), melakukan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng, Minggu siang (3/12/2017).

PKL berupa pemeriksaan kesehatan gratis menyisir rumah warga di pedalaman, terutama yang kurang mampu.

Mereka ini membawa sejumlah program diantaranya pendataan langsung dari rumah ke rumah warga terkait data kesehatan ibu dan anak, serta kesehatan lingkungan.

Selain itu, sebagian mahasiswa juga ikut diperbantukan di puskesmas dan posyandu daerah tersebut.

"Program Praktek Kerja Lapangan yang kami terapkan kepada mahasiswa, sengaja digelar di daerah pedalaman dan terpencil, agar ilmu yang mereka dapatkan selama ini berdampak langsung ke masyarakat, sesuai amanah dari pembina dan ketua yayasan kampus "ujar dosen pendamping Fitriani M Kes melalui rilisnya.

Sementara itu warga setempat merasa antusias dan bersyukur dengan program PKL para mahasiswa YAPMA lantaran sangat membantu warga yang kurang mampu.

Sebagaimana yang diungkapkan oleh salah satu warga nenek rabiah usai diperiksa tekanan darahnya kata Fitriani.

Sebelumnya, pihak pemerintah setempat melalui Asisten Perekonomian Pembangunan dan Kesejahteraan Kab Soppeng resmi menerima dan melepas para mahasiswa PKL di rumah jabatan Bupati Soppeng, Jumat Kemarin.

Untuk didiantarkan ke berbagai kelurahan dan kecamatan di wilayah tersebut selama kurang lebih sebulan.

"PKL menjadi bagian penting dari proses pendidikan di Yapma. Ilmu bukan hanya teori di kelas melainkan praktek yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,"kata Fitriani

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved