Korban Pencurian di Moncongloe Akui Hanya Kehilangan Ponsel

Padahal dia telah melapor ke Polsek Moncongloe, Maros, telah melapor kehilangan uang Rp 52 juta

Korban Pencurian di Moncongloe Akui Hanya Kehilangan Ponsel
ANSAR/TRIBUN TIMUR
Pencuri yang membobol rumah Saiful di Perumahan Bina Sarana, Ballapati, Moncongloe, Rinaldi dibekuk oleh polisi dan ditahan di Mapolsek. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Seorang warga Perumahan Bina Sarana, Dusun Ballapati, Desa Moncongloe, Lappara, Saiful mengakui hanya kehilangan ponsel strawberry di rumahnya, Kamis (23/11/2017).

Padahal dia telah melapor ke Polsek Moncongloe, Maros, telah melapor kehilangan uang Rp 52 juta, ponsel android dan strawberry serta emas.

Namun dia juga tetap mengaku uangnya raib. Hanya saja lokasi hilangnya belum jelas.

"Saya datang untuk mengklarifikasi. Yang hilang hanya hape strawberry. Uang juga hilang, tapi mungkin di BTP (rumah keluarga). Tapi birami hilang uangnya, kita ikhlaskan," katanya saat menemui tribunmaros.com di warkop 89 jalan Pettarani, Maros.

Saiful sengaja datang dari Moncongloe ke Turikale, Maros untuk mengklarifikasi pernyataannya beberapa waktu lalu.

Saiful dan istrinya, Andi Ima diseret ke kasus Pidana oleh Polsek Moncongloe.

Pasalnya, pasangan tersebut diduga membuat laporan palsu ke Polsek, bahwa rumahnya dimasuki maling, Sabtu (11/11/2017) lalu.

Saat itu, uangnya raib sekitar Rp 52 juta dan dua buah ponsel serta emas.

Kapolsek Moncongloe, Iptu Abdul Malik mengatakan, pencuri yang telah membobol rumah Saiful, Rinaldi telah dibekuk oleh polisi rumahnya di Ballapati.

Dia ditangkap setelah dicari oleh Polisi beberapa hari terakhir. Saat dintrogasi, pelaku tidak mau mengakui, telah mencuri uang Rp 52 juta ditambah ponsel Oppo serta emas.(*)

Penulis: Ansar
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved