Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pendiri Rumah Hijau Denassa Terima Anugrah Tokoh Peduli PAUD dari Iriana Jokowi

RHD telah menjadi tempat rujukan belajar kekayaan hayati, kultur dan budaya lingkungan hidup, serta Literasi sains taraf nasional.

Tayang:
Penulis: Waode Nurmin | Editor: Suryana Anas
HANDOVER
Pendiri RHD, Darmawan Denassa, menerima penghargaan dari Bunda PAUD Indonesia Iriana Jokowi di Hotel Allium Tangerang pada Senin (20/11/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Timur Wa Ode Nurmin

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA- Rumah Hijau Denassa (RHD) yang berada di Kecamatan Bontonompo Selatan, Gowa, kembali menorehkan prestasi.

Kali ini pendiri RHD, Darmawan Denassa, menerima penghargaan dari Bunda PAUD Indonesia Iriana Jokowi di Hotel Allium Tangerang pada Senin (20/11/2017).

Denassa kepada Tribungowa.com, Rabu (22/11) mengatakan penghargaan yang diterima untuk kategori Anugrah sosok atau tokoh peduli PAUD 2017.

"Kategori ini baru pertama kali diberikan tahun ini. Sebelumnya Anugrah hanya diberikan kepada Bunda PAUD Provinsi, Kabupaten, Kecamatan, Desa, dan Kelurahan berprestasi," katanya.

Dia menambahkan jika di Indonesia hanya enam orang yang menerima penghargaan tersebut.

Sejak diinisiasi dan didirikan tahun 2007, lalu dibuka untuk umum di 2009, RHD telah dikunjungi tamu dan pelajar dari 53 negara untuk belajar budaya, tradisi, dan lingkungan.

Seluruh tingkatan usia mengunjungi kawasan konservasi lingkungan dan Edukasi ini.

Termasuk anak-anak usia pra sekolah baik yg tergabung dalam lembaga pendidikan formal maupun tidak formal, bahkan oleh anak - anak yg belum masuk lembaga pendidikan.

Tahun 2011 Perpustakaan Denassa dapat Penghargaan Gubernur Sulsel sebagai Pelopor Pengembangan Perpustakaan di Sulsel.

Di 2013 sebagai Kampung Iklim oleh Kementerian Lingkungan Hidup RI.

2016 dipilih sebagai Kampung Literasi pertama di Sulsel oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Kini RHD telah menjadi tempat rujukan belajar kekayaan hayati, kultur dan budaya lingkungan hidup, serta Literasi sains taraf nasional.

Hingga tahun 2017 ini telah menyelamatkan 497 jenis tumbuhan lokal, endemik, dan langka.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved