Kunjungi Kecamatan Terpencil, Bupati Luwu Utara Naik Pesawat

Berada di dataran tinggi tepat di segitiga perbatasan antara Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tengah.

chalik/tribunlutra.com
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, dijadwalkan berkunjung ke Kecamatan Seko, Selasa (21/11/2017). 

Laporan Wartawan TribunLutra.com, Chalik Mawardi

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, dijadwalkan berkunjung ke Kecamatan Seko, Selasa (21/11/2017).

Camat Seko, Ari Setiawan, mengabarkan rencana kunjungan bupati dan rombongan ke TribunLutra.com.

"Hari ini ibu bupati ke Seko. Naik pesawat," ujat mantan Kabag Humas dan Protokol Pemerintah Kabupaten Luwu Utara itu.

Seko adalah salah satu kecamatan terpencil di Luwu Utara.

Berada di dataran tinggi tepat di segitiga perbatasan antara Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tengah.

Baca: Duh Mahalnya! Sebotol Premium di Limbong Luwu Utara Rp 13 Ribu, Itupun Tak Sampai Seliter

Seko memiliki luas wilayah 2.109,19 Km2, merupakan kecamatan terluas dan terjauh dengan jarak sekitar 136 km dari ibu kota Luwu Utara.

Kecamatan ini sudah berpenduduk sekitar 14.000 jiwa yang terdiri dari 12 desa yang semuanya sudah beratatus definitif.

Seko berada pada ketinggian antara 1.113 sampai 1.485 meter di atas permukaan laut dengan topografi sebagian besar wilayahnya berbukit-bukit.

Sarana transportasi untuk mencapai Seko dari ibu kota kabupaten (Masamba) dapat dilakukan melalui jalur udara dengan pesawat perintis atau jalur darat menggunakan ojek.

Pesawat perintis dari Bandara Andi Djemma ke Bandara Seko.

Baca: Tim NH-Aziz Garap Suara di Pedalaman Luwu Utara, Ini Tergetnya

Kalau jalur darat yang dilalui ojek sebagian besar masih berupa jalan tanah. Memiliki banyak rintangan seperti jalan yang sempit dan kondisi tanah basah sehingga cenderung sulit dilalui kendaraan biasa.

Perjalanan menggunakan ojek dapat menghabiskan waktu sampai dua hari. Kesulitan untuk menuju Seko menyebabkan ongkos transportasi menggunakan ojek dapat mencapai Rp 1 juta per orang.(*)

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved