Kasus Sewa Lahan Negara di Buloa

Kasus Lahan Buloa - Besok, Pembacaan Kesimpulan Praperadilan Jen Tang

Sidang lanjutan praperadilan atas penetapan Jen Tang sebagai tersangka korupsi sewa lahan negara di Kelurahan Buloa

Kasus Lahan Buloa - Besok, Pembacaan Kesimpulan Praperadilan Jen Tang
Tribun/Diwan
Jen Tang menghadiri sidang putusan sela di ruang utama Pengadilan Negeri Makassar, Sulsel, Rabu (11/3/2015). 

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Pengadilan Negeri Makassar kembali akan menggelar sidang lanjutan praperadilan atas penetapan Jen Tang sebagai tersangka korupsi sewa lahan negara di Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Rabu (22/11/2017) besok.

Sidang bakal digelar dengan agenda pembacaan kesimpulan oleh tersangka Jen Tang selaku pemohon dan pihak Kejaksaan Tinggi Sulselbar sebagai termohon praperadilan.

"Sidang praperadilan klien kami besok digelar dengan agenda pembacaan kesimpulan," kata kuasa pemohon Jen Tang, Zamzam kepada Tribun.

Pembacaan kesimpulan akan dilakukan kedua belapihak. Bisa juga diserahkan langsung ke majelis hakim tanpa dibacakan.

Jen Tang gugat Kejaksaan karena menolak penetapan dirinya sebagai tersangka. Ia menganggap penetapan itu tidak sesuai prosedur dan cacat hukum.

Ia ditetapkan tersangka karena diduga turut terlibat bersama dengan dua tersangka lain, Rusdin dan Jayanti tanpa hak menguasai tanah negara yang seolah olah sebagai miliknya.

Jen Tang diduga menikmati dan berperan menyewakan lahan negara di Kelurahan Buloa. Lahan itu disewa oleh PT Pembangunan Perumahan (Persero) selaku pelaksana Proyek Makassar New Port (MNP) senilai Rp 500 juta.

"Dana tersebut diduga diterima oleh Tersangka melalui rekening pihak ketiga untuk menyamarkan asul usulnya," tutur Kasi Penkum Kejati, Salahuddin.

Penetapan SA alias JT selaku tersangka juga merupakan tindak lanjut dari langkah Kejati Sulsel dalam mengungkap secara tuntas dugaan penyimpangan lain di seputar lokasi proyek pembangunan Makassar New Port. (*)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved