Kanwil Kemenag Harap Guru di Zaman Now Harus Melek Teknologi

Kepala Kantor wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sulsel Abd Wahid Thahir berharap kepada semua guru agar melek terhadap terknologi

Kanwil Kemenag Harap Guru di Zaman Now Harus Melek Teknologi
Handover
Kepala Kemenag Sulsel Abdul Wahab Tahir membuka secara resmi kegiatan peningkatan kompetensi guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) tingkat Dasar se Sulsel di Hotel Same Makassar. 

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Kepala Kantor wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sulsel Abd Wahid Thahir berharap kepada semua guru agar melek terhadap terknologi dan media informasi.

Pasalnya, siswa saat ini sudah mampu menggali berbagai informasi, pengetahuan melalui internet serta media sosial yang begitu mudah, dan cepat diakses melalui perangkat digital.

Demikian disampaikan Wahab saat membuka secara resmi kegiatan peningkatan kompetensi guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) tingkat Dasar se Sulsel di Hotel Same Makassar.

"Guru harus bisa menyerap metodologi pembelajaran di era kekinian. Khususnya yang terkait dengan tekhnologi informasi, jangan sampai malah tertinggal dan kalah jauh oleh anak didiknya," kata Kakanwil Kemenag Sulsel, Wahab Tahir dalam rilisnya.

Dalam kegiatan itu dihadiri sekitar 35 Guru Agama dari 13 Kabupaten Kota di Sulsel selama 3 hari (20 - 22 november 2017).

Turut hadir nara sumber penting dan berkompeten diataranya dari Anggota Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSF), Akademisi dari Perguruan Tinggi Teologi serta dari Kanwil Kemenag Sulsel.

Menurut Wahab Tahir fenomena dan efek negatif dari modernitas saat ini sangat banyak memakan korban khususnya generasi muda kita. Mulai dari dekadensi moral, seks bebas, narkoba serta kriminalitas.

"Jadi salah satu pejuang untuk mengembalikan marwah generasi muda bangsa kita saat ini dan kedepannya ada di pundak para guru dan pendidik, jelasnya.

Khusus bagi anak didik kita dijenjang pendidikan dasar yang mereka butuhkan adalah keteladanan, maka seorang guru kata Wahab bisa disebut berhasil bilamana mampu memperbaiki dan merubah anak didiknya melalui keteladanan itu.

Kompetensi dan profesionalisme para guru menjadi perhatian besar bagi Kementerian Agama.

Disamping karena untuk menjaga nilai nilai karakter bangsa kita, juga agar bonus demografi terbesar bagi bangsa indonesia beberapa tahun kedepan bisa memberikan manfaat besar bagi bangsa dan masyarakat indonesia.

Penulis: Hasan Basri
Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved