Bejat, Bapak Cabuli Putrinya Sejak Kecil, 21 Tahun Baru Terungkap, Begini Kisahnya

Seorang warga Batangase Maros, DT (73) diamankan Perlindungan Anak dan Perempuan Polres Maros, Senin (20/11/2017).

Bejat, Bapak Cabuli Putrinya Sejak Kecil, 21 Tahun Baru Terungkap, Begini Kisahnya
Ansar/Tribun Timur
Kanit PPA Polres Maros, Iptu Kasamawati mengintrogasi korban pencabulan, MG oleh ayah kandungnya, Dg Taba di rumahnya Mandai, Maros. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Seorang warga Batangase Maros, DT (73) diamankan Perlindungan Anak dan Perempuan Polres Maros, Senin (20/11/2017).

DT diduga mencabuli putri kandungnya, MG (30),

Dg Taba mencabuli MG sejak masih duduk di kelas III SD tahun 1995 silam. Saat itu korban masih berumur delapan tahun.

Kanit PPA Polres Maros, Iptu Kasamawati mengatakan, MG dicabuli ratusan kali sejak berumur delapan tahun hingga 30 tahun.

Baca: Cabuli Anak di Bawah Umur, Abba Dibekuk Polsek Malbar

Namun korban tidak pernah melaporkan ke ibu kandungnya, PJ (70).

"Terakhir korban dicabuli sekitar bulan 11 tahun 2016. Namun baru melapor kemarin kepada kami. Alasannya korban baru sembuh setelah sakit sekitar delapan bulan," katanya.

Setiap kali disetubuhi, korban selalu diancam akan dibunuh jika melaporkan hal tersebut ke ibunya maupun tetangga. Korban menyiapkan parang saat mengancam.

Kelakuan pelaku baru terbongkar setelah ibu korban memergoki suaminya mencabuli putri tunggalnya.

Polisi juga sudah datang ke lokasi pencabulan dan melakukan olah TKP. Beruntung, korban tidak hamil.

Penulis: Ansar
Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved