Susah Cari Gas Elpiji 3 Kg? Ternyata Ini Alasannya 'Hilang' dari Pasaran
Pasalnya di semua toko, agen maupun pangkalan yang didatanginya tidak menyediakan tabung gas elpiji 3 kg.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Sejumlah warga Makassar mengeluhkan sulitnya mendapatkan tabung gas LPG (Liquefied Petroleum Gas) 3 kg sepekan terakhir ini
Dipaparkan salah seorang ibu rumah tangga yang tinggal di kawasan Jl Talasalapang, Ani,Rabu (8/11) ia mengaku sangat sulit menemukan tabung gas yang sering disebut elpiji 3 kg ini..
Pasalnya di semua toko, agen maupun pangkalan yang didatanginya tidak menyediakan tabung gas elpiji 3 kg.
"Sejak Jumat malam saya sudah keliling cari tabung gas 3 Kg kosong semua. Bahkan, di SPBU juga tidak tersedia," ujarnya, Rabu (8/11).
Demikian pula Dewi, warga Kompleks PU Mallengkeri, yang kini akhirnya membeli tabung Bright Gas 5 kg karena langkanya gas 3kg.
Demikian pula di Gowa, Daeng Kanang mengakui gas tiba-tiba kurang sepekan ini. Sehingga, setiap warga hanya bisa membeli satu tabung saja.
Baca: Stok Elpiji 3 Kg di Kota Enrekang Masih Aman, Segini Harganya
Baca: Gas Elpiji 3 Kg Juga Langka di Distributor Maros, Suplai Hanya 3 Kali Sepekan
Kelangkaan ini terjadi setelah Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM menggelar rapat dengan para agen dan Dinas Perdagangan Se-Sulawesi tentang sosialisasi pengendalian penggunaan LPG 3 Kg Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara di Hotel Aston, di Hotel Aston, Jl Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulsel, Selasa (31/10/2017) pekan lalu.
Dalam rapat tersebut dipaparkan, pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBN) Perubahan diteken subsidi LPG 3 kg secara nasional mengalami penurunan tajam. Dari 7,096 juta Megaton (MT) menjadi 6,119 juta MT.
Hal ini juga tentunya berimbas pada pengetatan penggunaan LPG 3 kg di Sulsel. “Kita turun ke semua regional untuk melakukan pengendalian tersebut," ujar Kepala Sub Direktorat Pengusahaan Hilir Kementerian ESDM, Muhamad Rizwi JH. (sim/nur/cr2)
Pertamina Bantah Kurangi Stok
MANAJEMEN PT Pertamina membantah terjadinya pengurangan penyaluran LPG 3 kg ke sejumlah daerah di Sulsel.
Marketing Manager PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VII Makassar, Herman mengatakan, hingga September 2017 penyaluran elpiji bersubsidi sudah mencapai 75 persen.
"Seharusnya ini cukup hingga akhir tahun.," kata Herman saat dikonfirmasi Tribun, Rabu (8/11).
Perusahaan BUMN ini mengaku telah menyalurkan volume tabung gas elpiji 3 Kg ke sejumlah daerah di Sulsel sebanyak 6.553.997 tabung selama bulan Oktober 2017. Angka ini setara rata-rata harian sebesar 252.077 tabung/hari melalui 117 agen dan 7.909 pangkalan.
"Hingga saat ini aktivitas pengisian elpiji 3 Kg dilakukan di 15 Stasiun pengisian dan pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE ) berjalan lancar tidak ada kendala. Pertamina menyalurkan elpiji 3 kg sesuai kuota yang ditentukan oleh Pemerintah," ujar Herman
“Tapi kami mengimbau agar masyarakat yang seharusnya tidak menggunakan elpiji bersubsidi agar menggunakan elpiji non subsidi. Pertamina menyediakan beberapa pilihan elpiji Non subsidi antara lain Brightgas 12 kg dan Brightgas 5.5 kg,” ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/gas_20170624_175926.jpg)