Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Liga 1 Indonesia

Gelandang Bali United Ngaku Dipukul, Ini Penjelasan Bahar Muharram

Ia hanya ingin memberitahukan kepada pemain bersangkutan ajari dia agar tidak melakukan tindakan provokatif seperti itu.

Penulis: Ilham Mulyawan | Editor: Suryana Anas
TRIBUN TIMUR/ILHAM MULYAWAN
Suasana di Stadion Mattoanging Andi Mattalatta, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (6/11/2017), usai laga antara PSM Makassar Vs Bali United. PSM kalah, terjadi lemparan botol ke arah lapangan. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ilham Mulyawan

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - ‎Asisten Pelatih PSM, Bahar Muharram saat ini tengah menjadi sorotan.

Setelah ia terbukti melalui rekaman, telah melakukan tindak kekerasan kepada pemain Bali United, I Gede Sukadana ketika BU tandang menghadapi PSM di pekan ke-33 Liga 1, 6 November 2017 lalu.

Ia pun terancam dikenakan sanksi oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI atas tindakannya tersebut. Ditemui usai latihan tim, Rabu sore (8/11/2017), ayah kandung Asnawi Mangkualam ini menjelaskan duduk perkaranya.

"Begini, pemain bersangkutan ketika sudah ditarik keluar di babak kedua selalu melakukan tindakan provokasi. Bahkan dia sempat mengacungkan jari tengah nya. Jadi saya datangi untuk‎ meredam dia supayaa tidak lakukan itu. Tapi saat saya datang, dia seperti mau memukul saya. Sebagai mantan pemain dan kini asisten pelatih saya merasa tidak dihargai, saat itulah saya spontan melakukannya,"jelas Bahar.

Jadi kata Bahar, kedatangannya ke bench Bali United tidak ada niatan untuk melakukan pemukulan, tapi lebih untuk memberitahukan kepada pemain bersangkutan ajari dia agar tidak melakukan tindakan provokatif seperti itu.

Terkait insiden tendang, ia menyebut hal itu untuk melindungi diri saja. Dan terkait pembengkakan di bagian Kepala pemain BU tersebut, menurut dia bukan dirinya yang melakukan.

Baca: Gelandang Bali United Ngaku Dipukul, Ini Penjelasan Bahar Muharram

Soal ancaman sanksi, ia mengaku tengah menunggu putusan komdis. "Tapi saya berhak melakukan pembelaan untuk diri saya,"pungkasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved