Masih Bingung Kenapa Harus Registrasi Ulang Kartu? Ini Surat Resmi Menteri Kominfo

Pelanggan diberi waktu hingga 28 Februari 2018 melakukan registrasi ulang.

Masih Bingung Kenapa Harus Registrasi Ulang Kartu? Ini Surat Resmi Menteri Kominfo
registrasi ulang 

TRIBUN-TIMUR.COM - Pemilik kartu operator seluler di Indonesia wajib melakukan registrasi ulang dengan mendaftarkan nomor induk kependudukan (NIK) dan nomor kartu keluarga (KK) mulai 31 Oktober 2017 lalu.

Pelanggan diberi waktu hingga 28 Februari 2018 melakukan registrasi ulang.

Baca: TERPOPULER: 5 Pabrik Uang Prilly Latuconsina, Foto Jadul Raffi Ahmad, dan Pemilik Alexis

Baca: Hasil Liga Champions - Tottenham Permak Madrid, Berapa Skornya? Lihat Videonya

Jika tidak, sanksi blokir secara bertahap mulai berlaku 1 Maret 2018.

Tapi masih banyak masyarakat yang bertanya-tanya kenapa registrasi ulang harus dilakukan? 

Pelanggan lama (SIM card aktif) yang sudah menggunakan kartu sebelum 31 Oktober 2017 juga diwajibkan melakukan registrasi yang sama. Tenggat waktu untuk pelanggan lama dan baru untuk melakukan registrasi adalah 28 Februari 2018.

Apabila pelanggan masih belum melakukan registrasi setelah lewat deadline 28 Februari 2018 tersebut, akan ada sanksi berupa pemblokiran bertahap.

Supaya tak bingung, sebaiknya Anda membaca putusan lengkap dari Menteri Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Republik Indonesia mengenai aturan registrasi ulang kartu itu.

Aturan lengkap mengenai kewajiban registrasi ulang kartu seluler diatur melalui Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 14 Tahun 2017.

Halaman
123
Penulis: Sukmawati Ibrahim
Editor: Mansur AM
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved