Target RPJMD 2017 Untuk Investasi Sulsel Tercapai di Triwulan III

Realisasi investasi triwulan ketiga di Sulsel tahun ini meningkat 12,9 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Suryana Anas
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD FADHLY ALI
Kepala Dinas Penanaman Modal Daerah dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMD-PTSP), AM Yamin (kanan) mengespose capaian semester pertama investasi Sulsel. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR --Realisasi investasi triwulan ketiga di Sulsel tahun ini meningkat 12,9 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Periode Juli-September tahun lalu, investasi di Sulsel mencapai Rp 1,41 triliun, sedang periode yang sama tahun ini meningkat drastis menjadi Rp 1,62 triliun.

Bila dibandingkan dengan triwulan ketiga tahun ini, terjadi penurunan hingga Rp 3,02 triliun. Dimana investasi periode Juli-September tahun ini mencapai Rp 4,64 triliun. Sehingga untuk periode Januari-September realisasi investasi Sulsel mencapai Rp 9,22 triliun.

Kepala Dinas Penanaman Modal Daerah dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMD PTSP) Sulsel, AM Yamin yang ditemui di sela jumpa pers di kantornya Jl Bougenville Makassar, Rabu (1/11) menuturkan jumlah proyek pada triwulan ketiga sekitar 105 unit.

"Triwulan ketiga, PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri) ada 66 proyek dengan total investasi Rp 205 miliar. Untuk PMA (Penanaman Modal Asing) ada 39 proyek dengan total investasi Rp 1,41 triliun," kata Yamin.

Investor dalam negeri pada triwulan ketiga dominan menyasar sektor Perumahan, Kawasan Industri dan Perkantoran, Sedang Investor Asing mengutamakan listrik, air dan gas.

"Terjadi perubahan yang signifikan dari triwulan pertama. Dimana proyek PMDN sekitar 60 unit dengan total investasi Rp 251 M lebih fokus pada sektor industri makanan, sedang proyek PMA sekitar 68 unit dengan total investasi Rp 2,68 triliun dominan ke sektor listrik, gas, dan air," kata Yamin.

Penurunan nilai investasi disebabkan volume penyampaian LKPM (Laporan Kegiatan Penanaman Modal) menurun, tidak ada belanja barang modal yang dilakukan oleh perusahaan, seperti pembelian lahan, impor mesin, dan lainnya.

"Namun pada 2017, target RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) untuk ivestasi PMDN dan PMA kita sekitar Rp 9 triliun. Alhamdulillah hingga semester ketiga sudah melampaui target sekitar 102,22 persen terpenuhi. Namun hingga akhir tahun kita kita optimis realisasi bisa lebih besar," katanya. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved