Dinkes Mamuju Gelar Sosialisasi Desa Sadar TB, Ini Tujuannya

Sementara jumlah kasus baru yang terdiagnosa klinis sebesar 52 kasus dan pengobatan ulang sebesar 11 kasus.

Dinkes Mamuju Gelar Sosialisasi Desa Sadar TB, Ini Tujuannya
nurhadi/tribunsulbar.com
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulbar, melakukan pertemuan advokasi lintas sektor dan sosialisasi pembentukan desa sadar Tuberkulosis TBC di Aula Kantor Dinkes, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Selasa (31/10/2017). 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulbar, melakukan pertemuan advokasi lintas sektor dan sosialisasi pembentukan desa sadar Tuberkulosis TBC di Aula Kantor Dinkes, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Selasa (31/10/2017).

Sosialisasi yang diikuti oleh fasyankes (fasilitator pelayanan kesehatan), para tim medis serta desa-desa yang telah ditentukan sebagai Desa sadar TB, dibukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mamuju, H. Suaib Kamba.

Sosialisasi tersebut dilaksanakan menggunakan anggaran APBD sebab dipandang sangat penting dengan melihat jumlah kasus TB di Mamuju (SITT 2016) diperkirakan 533 kasus dengan cakupan 452 kasus per 100.000 penduduk dengan jumlah kematian selama pengobatan 6 orang.

Sementara jumlah kasus baru yang terdiagnosa klinis sebesar 52 kasus dan pengobatan ulang sebesar 11 kasus.

Angka penemuan TB anak sebannyak 22 kasus dari target 66 kasus TB anak pada tahun 2016.

Kadis Kesehatan Mamuju, dr. Hajrah As'ad mengungkapkan, penyakit TB masih terbilang masalah besar di Kabupaten Mamuju. Olehnya itu kata dr. Hajrah, dengan dibentuknya desa sadar TB bisa menjadi satu srategi bagaimana meningkatkan peran masyarakat dalam menanggulangi penyakit tersebut.

"Melalui Desa sadar TB, kita berharap penjaringan penderita TB dan pemutusan mata rantai penularan kuman disatu wilayah, dapat dilakukan sekaligus meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang TB," katanya.

“Saya juga berharap dengan dibentuknya desa – desa sadar TB, seperti Desa Tapalang, Dungkait, Botteng, Binanga, Tampa Padang dan Beru – beru, dapat semakin meningkatkan kesadaran masyarakat tentang TB serta meningkatkan peran serta masyarakat dalam penanggulangan TB sehingga angka penemuan penderita TB dapat dirampungkan” pungkasnya.

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved