2018, Pemkab Maros Tak Akan Kucurkan Beasiswa Tunai, Ini Alasannya

Namun hanya diberikan kepada mahasiswa berprestasi saja. Pemberian bantuan tersebut juga harus melalui perlombaan.

2018, Pemkab Maros Tak Akan Kucurkan Beasiswa Tunai, Ini Alasannya
ANSAR/TRIBUN TIMUR
Bupati Maros Hatta Rahman didampingi Kepala Dinas Koperindag, Syamsir dan Dinas Pekerjaan Umum saat memantau proses pembangunan pasar Tramo, Senin (30/10/2017) 

 Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros tidak akan menyalurkan bantuan beasiswa secara tunai kepada mahasiswa. Meski mahasiswa sudah beberapa kali berdemo.

Bupati Maros, Hatta Rahman mengatakan, Selasa (31/10/2017) tahun 2018 mendatang, mahasiswa tidak akan mendapatkan beasiswa secara tunai. Alasannya, tidak ada aturan yang mengatur penyaluran beasiswa tersebut.

"Sudah beberapa kali dikaji mengenai penyaluran beasiswa itu. Memang tidak ada aturan yang membolehkan disalurkan secara tunai," kata Hatta.

Larangan pemberian besiswa atau hibah secara tunai, sudah berdasarkan Peraturan menteri dalam negeri (Permendagri) nomor 14 tahun 2016.

Pemberian bantuan kepada mahasiswa bisa dilakukan oleh Hatta. Namun hanya diberikan kepada mahasiswa berprestasi saja. Pemberian bantuan tersebut juga harus melalui perlombaan.

"Bisa dilakukan penyaluran, tapi harus ada lomba dulu antar mahasiswa. Pemenang lomba lah yang akan mendapatkan bantuan itu. Caranya, harus seperti itu," katanya. (*)

Penulis: Ansar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved