Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pemeran Video Mesum yang Durasi 5 Menit Sudah Terungkap, yang 2 Menit itu Siapa?

Belum diketahui bagaimana awal mula hingga video ini tersebar dan siapa yang pertama kali menyebarkannya

Editor: Ilham Arsyam
Screenshot skandal video mesum yang beredar di LINE 

TRIBUN-TIMUR.COM - Dua video yang mempertontonkan adegan tak senonoh membuat heboh dunia maya.

Video mesum berdurasi sekitar 5 menit dan 2 menit ini beredar dari grup-grup LINE dan WhatsApp.

Belum diketahui bagaimana awal mula hingga video ini tersebar dan siapa yang pertama kali menyebarkannya.

Sebelumnya banyak yang menyebut nama perempuan bernisial HA dalam video tersebut.

HA kemudian disebut sebagai alumnus UI.

Setelah viral, pihak kepolisian langsung turun tangan untuk menyelidiki kasus tersebut.

Tak hanya HA seorang pria berinisial FG juga ikut diperiksa.

Hal itu dilakukan untuk mencocokkan apakah fisik keduanya sama dengan fisik pasangan yang ada di dalam video mesum.

"Pemeriksaan ini sifatnya sementara," ucap Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Putu Kholis Aryana di Mapolresta Depok pada Jumat (27/10) dini hari.

"Dilakukan tim dokter dari Urkes (Urusan Kesehatan) Polresta Depok untuk memperkuat keterangan yang telah disampaikan kepada penyidik."

Hanna Anisa sendiri telah menunjukkan sebuah bekas jahitan pada bagian dadanya ke dokter perempuan. Sebelumnya, HA ternyata pernah menjalani operasi di bagian sensitif tubuhnya.

"Ada keterangannya terkait riwayat dia (HA)," jelas Putu. "Dia pernah menjalani operasi di bagian sensitif di bagian tubuhnya."

FG sendiri mengaku telah difitnah oleh pihak yang tak bertanggungjawab. Ia merasa tak mengetahui siapa dan apa alasan pelaku menyebar video mesum tersebut.

"Saya tidak tahu (siapa pelakunya). Tanya penyidik," ujar FG saat ditemui di Mapolresta Depok pada Jumat (27/10) malam. "Ya saya merasa sangat dirugikan sekali, karena difitnah."

Dari penelusuran Tribunkaltim.co, dari percakapan chating di grup-grup tersebut, banyak yang menyebut perempuan di video durasi 5 menit tersebut merupakan siswi SMAN 1 Samarinda atau yang lebih dikenal dengan sebutan Smansa.

Salah satu media lokal di Samarinda menyebut pemeran perempuannya ditengarai berinisial Ni (versi lain menyebut NA), berkulit terang dengan rambut hitam pekat tergerai di punggung.

Namun dia disebut sudah lulus dari sekolah itu sejak tahun lalu.

Sosok prianya disebut berinisial RA dan kini kuliah di pulau Jawa.

Diungkap pula jika video ini direkam sekitar Juli 2016 lalu di sebuah hotel di kota itu.

Video yang mempertunjukan adegan layaknya pasangan suami istri itu diduga direkam dengan menggunakan kamera smartphone.

Awak media mencoba mengonfirmasi langsung mengenai kebenaran video tersebut ke sekolahan, yang merupakan salah satu sekolah favorit di Samarinda.

Pihak sekolah pun mengaku tidak tahu-menahu mengenai video tersebut, dan menyangkal wanita divideo itu merupakan siswa sekolah tersebut.

Jika video berdurasi 5 menit itu sudah dipastikan bukan HA dan FG lantas siapa sosok di video berdurasi 2 menit itu?

Jika dicermati sosok perempuan dalam video berdurasi 5 menit dengan video yang berdurasi 2 menit adalah orang yang berbeda.

Namun hingga kini belum diketahui siapa pemeran di video berdurasi 2 menit tersebut.

Tiga Versi

Keterkejutan Tribun saat menemui DI, salah seorang teman dari NA, pemeran wanita dalam video asusila 5 menit, juga timbul usai ia menyatakan bahwa ada 3 versi video yang pernah beredar di kalangan teman‑teman sepermainan NA.

Yang membedakan dari ketiga video itu adalah durasi waktu perekaman hubungan layaknya suami istri tersebut.

"Ada video durasi 5 menit, ada yang 2 menit. Ada juga 21 menit. Itu sudah ada dua tahun lalu juga. Tetapi, tersebar di kalangan teman‑teman saja," katanya.

Saat ditanyakan apakah DI pernah menyaksikan langsung video berdurasi 21 menit tersebut, ia pun juga mengiyakan.

"Sudah. Kan juga sudah tersebar duluan. Video itu sama saja seperti video yang sekarang. Tempatnya sama dengan video 5 menit itu. Kalau untuk yang 21 menit itu full, dan beberapa adegan. Itu sambil bincang‑bincang antara NA dan RA. Kemungkinan, kenapa ada video 2 menit, karena saat itu, Line tak bisa mengirimkan video di atas dua menit," ucapnya.

Kompol Sudarsono, Kasat Reskrim Polresta Samarinda, tidak menolak dan membenarkan terkait apakah ada pengembangkan penyelidikan saat dilakukannya proses pemeriksaan oleh kepolisian di hari sama.

"Kami fokus yang ada saja (video 5 menit). Itu (3 versi video ) info dari wartawan saja. Kami masih belum tahu. Masih mendalami pemeriksaan," katanya.

Apakah kedua pemeran bisa masuk dalam terkenanya pasal UU ITE, belum disampaikan Kompol Sudarsono lebih lanjut.

Ini mengenai kemungkinan, kedua pemeran tersebut, bukanlah pihak yang menyebarkan video tersebut.

"Kami mau mencari titik terang dulu, untuk tahu dimana pasal ITE nya. Jangan berandai‑andai dahulu. Ini baru Senin kemarin lapor. Berapa saksi yang kami periksa, tergantung berapa orang yang tahu akan kasus ini," ujarnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved