Kesthuri Sulsel Juga Setuju Kementerian Agama Terapkan Biaya Minimal dan Masa Tunggu Jamaah Umrah

Kesturi Sulsel juga setuju atas penetapan masa tunggu calon jemaah umrah yaitu tiga bulan dari masa pendaftaran

Kesthuri Sulsel Juga Setuju Kementerian Agama Terapkan Biaya Minimal dan Masa Tunggu Jamaah Umrah
HANDOVER
Ketua Kesthuri Sulsel Usman Jasad (Kiri) bersama Ketua Amphuri Sulsel Azhar Gazali 

Laporan Wartawan Tribun Timur Hasrul

TRIBUN-TIMUT.COM, MAKASSAR-- Ketua Kesatuan Travel Umroh dan Haji Indonesia (Kesturi) Sulsel, Usman Jasad juga menegaskan bahwa pihaknya setuju atas penetapan harga batas bawah untuk perjalanan umrah.

Bukan hanya itu, Kesturi Sulsel juga setuju atas penetapan masa tunggu calon jemaah umrah yaitu tiga bulan dari masa pendaftaran, meski aturan tersebut belum ditetapkan secara resmi oleh Kementerian Agama RI.

"Pembatasan masa tunggu ini sebagai bentuk perlindungan kepada jamaah, agar uang mereka tidak dimanfaatkan oleh travel 'nakal' untuk investasi usaha yang lain," kata Usman Jasad, Kamis (26/10/2017).

Meski Kesturi Sulsel telah menetapkan kepada anggotanya bahwa masa tunggu calon jemaah umrah ialah empat bulan, namun jika aturan dari Kementerian Agama adalah tiga bulan maka pihaknya siap melaksanakannya.

Sementara terkait biaya batas bawah, Kesturi Sulsel telah mematok harga minimal Rp 19.900, artinya jika dibawah harga tersebut maka Kementrian Agama harus bertindak.

Kementerian Agama RI sendiri menetapkan harga referensi untuk biaya penyelenggaraan ibadah umrah tahun 1439 Hijriah (H) sebesar Rp 19 juta hingga Rp 21 juta.

"Harga referensi ini bukan berarti harga yang harus diterapkan oleh travel cuman menjadi rujukan sebagai biaya minimal," kata Kasubdit Pembinaan Umrah Ditjen Penyelanggaraan Haji dan Umrah RI, Arfi Hatim, Kamis (26/10/2017).(*)

Baca Juga
Penulis: Hasrul
Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved