Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Operasional PDAM Parepare Membengkak, Ada Apa?

Terkait penambahan biaya operasional, Lukman berdalih jika satu sumur bor bebannya tidak sampai Rp 20 juta perbulan.

Penulis: Mulyadi | Editor: Suryana Anas
MULYADI
Dirut PDAM Parepare, Lukman Hakim 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Mulyadi

TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE -Penambahan 6 sumur bor dalam membuat biaya operasional Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Parepare membengkak.

"Iya bertambah tetapi tidak terlalu besar," ujar Direktur PDAM Kota Parepare, Lukman Hakim, Kamis (19/10/2017).

Meski ada penambahan operasional, dengan adanya sumur bor dalam ini tetapi dari sektor pendapatan PDAM tidak ada penambahan.

Hal ini karena hingga difungsikan sumur bor dalam tersebut, PDAM Parepare belum menerima pendaftaran pemasangan pelanggan baru."Kita belum buka, "ungkapnya.

Terkait penambahan biaya operasional, Lukman berdalih jika satu sumur bor bebannya tidak sampai Rp 20 juta perbulan.

Pelanggan PDAM Parepare mencapai 18. 790 sementara untuk penambahan enam sumur bor dalam tahun 2016 lalu, menghabiskan dana melalui penyertaan modal dan Dana Alokasi Khusus Rp 21,5 m. Anggaran tersebut sudah termasuk jaringan pipa dan sarana penunjang sumur bor dalam.

Untuk tahun 2017 kembali PDAM mendapatkan gelontoran anggaran dari APBD sebesar 14,5 miliar untuk menbangun enam sumur bor.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved