Ini yang Terbaru di Pelindo IV Makassar, Terapkan Window System

System tersebut sedang dalam tahap sosialisasi meski sudah ada tiga mitra kerja mereka yang sedang uji coba.

Ini yang Terbaru di Pelindo IV Makassar, Terapkan Window System - lin1f_20171017_204740.jpg
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Petugas mengawasi aktivitas bongkar muat di terminal peti kemas Pelabuhan Soekarno Hatta, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (17/10/2017). PT Pelindo IV akan menerapkan sistem Berthing Window atau sistem koneksi antarpelabuhan paling lambat pada akhir 2017 di 9 wilayah kerjanya, yaitu Makassar, Bitung, Ambon, Kendari, Sorong, Jayapura, Merauke, Tarakan dan Ternate. Penerapan sistem tersebut guna menghindari antrean kapal dan penumpukan peti kemas yang aktivitasnya terus tumbuh sejak peluncuran program tol laut. tribun timur/muhammad abdiwan
Ini yang Terbaru di Pelindo IV Makassar, Terapkan Window System - lin2f_20171017_204917.jpg
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Petugas mengawasi aktivitas bongkar muat di terminal peti kemas Pelabuhan Soekarno Hatta, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (17/10/2017). PT Pelindo IV akan menerapkan sistem Berthing Window atau sistem koneksi antarpelabuhan paling lambat pada akhir 2017 di 9 wilayah kerjanya, yaitu Makassar, Bitung, Ambon, Kendari, Sorong, Jayapura, Merauke, Tarakan dan Ternate. Penerapan sistem tersebut guna menghindari antrean kapal dan penumpukan peti kemas yang aktivitasnya terus tumbuh sejak peluncuran program tol laut. tribun timur/muhammad abdiwan
Ini yang Terbaru di Pelindo IV Makassar, Terapkan Window System - lin3f_20171017_204944.jpg
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Petugas mengawasi aktivitas bongkar muat di terminal peti kemas Pelabuhan Soekarno Hatta, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (17/10/2017). PT Pelindo IV akan menerapkan sistem Berthing Window atau sistem koneksi antarpelabuhan paling lambat pada akhir 2017 di 9 wilayah kerjanya, yaitu Makassar, Bitung, Ambon, Kendari, Sorong, Jayapura, Merauke, Tarakan dan Ternate. Penerapan sistem tersebut guna menghindari antrean kapal dan penumpukan peti kemas yang aktivitasnya terus tumbuh sejak peluncuran program tol laut. tribun timur/muhammad abdiwan
Ini yang Terbaru di Pelindo IV Makassar, Terapkan Window System - rohy_20171017_190724.jpg
TRIBUN TIMUR/HASRUL
GM Pelindo IV Cabang Terminal Petikemas Makassar (TPM), Yosef Benny Rohy

Laporan Wartawan Tribun Timur Hasrul

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR --PT Pelabuhan Indonesia IV (Pelindo IV) Makassar akan menerapkan window system untuk mengatur proses bongkar muat di Pelabuhan sehingga tidak ada lagi penumpukan atau antrian kapal.

GM Pelindo IV Cabang Terminal Petikemas Makassar (TPM), Yosef Benny Rohy mengatakan system tersebut sedang dalam tahap sosialisasi meski sudah ada tiga mitra kerja mereka yang sedang uji coba.

"System ini akan mengatur jadwal setiap kapal dalam sepekan yang akan melakukan bongkar muat seperti di bandara pesawat sudah ada jadwal kapan mendarat dan kapan terbang," kata Yosef Benny, Selasa (17/10/2017).

"Dengan sistem ini diharapkan tidak akan ada lagi kapal yang antri karena jadwal mereka teratur, tidak berlomba lagi masuk pelabuhan sehingga proses bongkar muat juga lancar," lanjut Yosef Benny.

Yosef Benny menambahkan bahwa antrian selama ini terjadi karena semua kapal berlomba masuk pada satu waktu yaitu di pagi hari dan rata-rata semua ingin diprioritaskan.

"Jika kita lihat penumpukan kapal di pagi hari, sementara sore sudah tidak ada, makanya kita ingin atur agar masing-masing ada jadwal melalui window system ini," pungkas Yosef Benny.

Yosef Benny juga menegaskan bahwa aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Makassar, tetap berlangsung seperti biasa, meskipun ada satu unit alat bongkar muat jenis container crane (CC) yang sedang menjalani pemeliharaan.

Yosef Benny mengungkapkan saat ini total ada tujuh CC yang dimiliki oleh TPM dan satu CC memang sedang dalam pemeliharaan.

“Pemeliharaan tersebut tidak membuat aktivitas bongkar muat di TPM melambat atau terganggu. Karena dengan enam CC yang masih berfungsi dengan baik saat ini, aktivitas bongkar muat tetap berlangsung seperti biasanya,” jelas Yosef Benny.(*)

Penulis: Hasrul
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved