Kepemimpinan SYL-Agus, ACC Sebut Masih Ada Kelemahan, Apa Itu?

ACC melihat dari dua sisi. Soal pencegahan dan juga standar atau ukuran dari upaya pencegahan.

Kepemimpinan SYL-Agus, ACC Sebut Masih Ada Kelemahan, Apa Itu?
TRIBUN TIMUR/DARUL AMRI
Koordinator ACC, Abdul Muthalib 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (SYL) dan wakilnya, Agus Arifin Nu'mang, masih lemah pada pencegahan korupsi.

Hal itu diungkapkan Koordinator badan pekerja Anti Coruption Committee (ACC), Abdul Muthalib saat ditemui di kantor ACC, Makassar, Kamis (12/10/2017).

Muthalib menilai, ACC melihat dari dua sisi. Soal pencegahan dan juga standar atau ukuran dari upaya pencegahan.

"Tentu kami melihat dari dua sisi itu, sisi pencegahan dan sisi penegakan kasus yang terjadi di sulsel. Menurut kami itu sama sekali tidak ada," ujara Muthalib.

Meskipun kemudian, Muthalib mengaku ada penilaian terkait pada pencegahan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), melalui pelayanan satu pintu.

Tapi itu, dianggap indikator-indikator pemberian penilaian tersebut sama sekali tidak dipublikasi, sehingga ACC tidak bisa menilai indikator tersebut.

Itu dari sisi pencegahan, lanjut Muthalib dari sisi kasus. Dia menyebutkan cukup banyak kasus yang terjadi disepanjang pemerintahan Sulsel, SYL dan Agus.

"Karena yang paling mencolok ialah kasus CPI (Center Point of Indonesia), karena kasus ini disoroti banyak orang, hampir diseluruh sulsel," kata Muthalib.

Bahkan, pria yang akrab disapa Talib ini menyebutkan, kasus ini sampai pada proses Peradilan. Sebelumnya proyek CPI juga diminta untuk dihentikan.

"Saya kira pada kasus ini ada indikasi korupsi yang sangat kuat disitu, dan ini beberapa teman-teman LSM lain juga melakukan penolakan," jelas Talib.

"Kasus lain juga pada komersialisasi gedung PWI, itu adalah aset pemprov sulsel. Kemudian kami bersurat juga tapi tetap diabaikan," tambah Talib. (*)

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved