Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Gemilang 348 Tahun Sulsel

Periode SYL-Agus, LBH Makassar: Ada Kemajuan, Tapi Hal ini yang Harus Diperhatikan

Aktivis Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar mengaku, beberapa sektor telah menunjukkan kemajuan, misalnya Perumahan Rakyat

Penulis: Darul Amri Lobubun | Editor: Ardy Muchlis

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Dua periode kepemimpinan Syahrul Yasin Limpo (SYL) sebagai Gubernur Sulsel dan Agus Arifin Nu'mang, wakilnya.

Aktivis Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar mengaku, beberapa sektor telah menunjukkan kemajuan, misalnya Perumahan Rakyat, terdapat kemudahan bagi perizinan pembangunan bersubsidi.

Tapi, Direktur LBH Makassar, Haswandi Andi Mas menyebutkan, SYL dan Agus belum memberikan perhatian kepada akses keadilan bagi penduduk miskin.

Sebagaimana yang telah dilakukan oleh Provinsi lain di Indonesia, diantaranya di Palembang dan juga Pekanbaru.

"Pemprov sebenarnya dapat mendorong semua Kota Kabupaten di Sulsel, untuk menjalankan program pemenuhan hak atas bantuan hukum bagi masyarakat miskin," katanya, Rabu (11/10/2017).

Menurutnya, diakhir masa pemerintahan SYL dan Agus, perlu mendorong lahirnya kebijakan untuk memenuhi hak tersebut keadilan masyarakat miskin di Sulsel.

Melalui Perda Bantuan Hukum Provinsi Sulsel. Jika hal ini mau dilakukan, SYL - Agus, maka akan dikenal sebagai kepala Pemerintah yang peduli terhadap HAM, khususnya hak atas bantuan hukum.

Walau demikian, LBH Makassar yang berkantor di Jl Perita Raya, Makassar, itu mengaku perhatian khusus juga ada ke korban penyalahgunaan narkoba dan ODHA, dengan membentuk Biro NAPZA.

"Meskipun Biro Napza kemudian telah dibubarkan karena kewenangannya itu diserahkan ke Dinas Kesehatan sulsel," jelas Alumnus Universitas 45 itu. (dal)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved