PSM Makassar
FKSPI Tuntut PT LIB, Ini Komentar CEO PSM Makassar
Sekaitan pelaksanaan kompetisi Liga 1 yang dijalankan oleh operator PT Liga Indonesia Baru (PT LIB).
Penulis: Ilham Mulyawan | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan Tribun Timur, Ilham Mulyawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sebanyak 15 tim profesional Indonesia yang berkompetisi di Liga 1 2017, minus Persib Bandung, PS TNI dan Bali United mengeluarkan pernyataan resmi, sekaitan pelaksanaan kompetisi Liga 1 yang dijalankan oleh operator PT Liga Indonesia Baru (PT LIB).
Mereka menamakan dirinya Forum Klub Sepakbola Profesional Indonesia (FKSPI).
Pernyataan resmi ini diterbitkan di Jakarta, Rabu (4/10/2017) dan dihadiri langsung oleh perwakilan klub tersebut, termasuk PSM Makassar.
Mereka menilai, pelaksanaan kompetisi tak berjalan semestinya, sehingga ada tiga aspek tuntutan yang dikeluarkan, meliputi aspek Bisnis, Legal (hukum) dan Teknis.
Beberapa hal yang dianggap tidak ada kejelasan meliputi ketiga aspek itu antara lain perhitungan pembagian keuntungan berdasarkan rating televisi, sistem pengaturan jadwal, transparansi jumlah sponsor, hak gaji pemain yang dipanggil timnas, penugasan wasit asing hingga regulasi kompetisi secara umum.
Dari ketiga aspek ini sendiri memang membawahi banyak lagi poin-poin deskripsi. Chief Executive Officer (CEO) PT Persaudaraan Sepakbola Makassar (PT PSM), Munafri Arifuddin mengatakan, ke-15 klub merasa perlu dengan niat, segera mengembalikan segala aturan dan prosedur pada jalur yang tepat, sehingga dibarengi rasa hormat kepada operator dan federasi (PSSI), meminta untuk memenuhi beberapa tuntutan.
"Yang menurut kami, cukup penting dan fair dalam kompetisi Liga 1 2017. Karena kami belum melihat kompetisi ini berjalan baik, sementara sekarang (kompetisi) sudah hampir usai," ujarnya, Rabu (4/10/2017).
Menurutnya, sangat penting ketiga aspek itu segera dibenahi, agar pelaksanaan kompetisi bisa berjalan dengan fair dan baik terlebih setelah pembekuan kompetisi sepakbola oleh pemerintah dua tahun lalu, tepatnya 2015.
Ia mencontohkan pemanggilan pemain klub ke timnas, hingga beberapa kali namun gaji mereka masih ditanggung oleh klub kendati tidak bisa membela klub karena tengah bersama timnas.
"Ini juga tidak jelas bagaimana," katanya lagi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ekspresi-ceo-pt-psm-munafri_20170808_012548.jpg)