Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Seorang Pelajar Tewas 'Diinjak' Truk di Gowa, Begini Kronologi

Sejumlah warga melihat jenazah yang tergeletak dijalan akibat kecelakaan di Jl Teratai Indah, Macanda, Gowa, Senin (25/9) sore.

Penulis: Waode Nurmin | Editor: Ardy Muchlis
SANOVRA JR/TRIBUN TIMUR
Sejumlah warga melihat jenazah yang tergeletak dijalan akibat kecelakaan di Jl Teratai Indah, Macanda, Gowa, Senin (25/9) sore. Kecelakaan yang berawal dari dua motor yang bertabrakan mengakibatkan korban terinjak mobil truk, namun truk yang menginjak korban ini lari. Menurut kesaksian warga korban merupakan anak pondok pesantren 

Laporan Wartawan Tribun Timur Wa Ode Nurmin

TRIBUN-TIMUR.COM,SUNGGUMINASA- Seorang pelajar Musawir (18) tewas terlindas truk Mitsubishi Fuso enam roda di Jl. Teratai Indah, Macanda, Kelurahan Mawang, Kecamatan Somba Opu, Gowa, Senin (25/9).

Saat kecelakaan, korban menggunakan peci sehingga warga sekitar TKP menduga seorang pelajar pesantren.

Dari keterangan Kanit Laka Lantas Polres Gowa Ipda Dayu Ari, korban saat itu berboncengan dengan rekannya dari arah selatan ke utara.

Korban yang mengendarai sepeda motor Yamaha X Rise DD 2257 LN mencoba mendahului truk fuso DD 9751 yang dikendarai Muhammad Haidir kemudian tabrakan dengan motor Honda Revo DD 5307 BI yang dibawa Muhammad Yudha (19).

"itu double accident. Motor lawan motor baru jatuh terlindas mobil. Korban sudah dibawa ke rumah duka di Sapaya Bungaya," ujarnya.

Korban tewas ditempat dengan luka parah dengan usus terburai. Sedangkan temannya membonceng menghilang. Sementara lawannya mengalami memar.

Asuransi Kecelakaan

Penanggungjawab Jasa Raharja Persero Gowa, Andi Parman menjelaskan bagi keluarga korban bisa mendapatkan asuransi kecelakaan.

Hal itu sesuai aturan Peraturan Menteri Keuangan nomor 15 dan 16 tahun 2017 bahwa korban kecelakaan meninggal dunia menerima santunan sebesar Rp 50 Juta.

"Syaratnya itu KTP ahli waris, KK, keterangan kematian dan yang paling penting laporan polisi. Tapi kami akan langsung jemput di rumah hari itu juga," jelasnya. (Won)

Sejumlah warga melihat jenazah yang tergeletak dijalan akibat kecelakaan di Jl Teratai Indah, Macanda, Gowa, Senin (25/9) sore. Kecelakaan yang berawal dari dua motor yang bertabrakan mengakibatkan korban terinjak mobil truk, namun truk yang menginjak korban ini lari. Menurut kesaksian warga korban merupakan anak pondok pesantren
Sejumlah warga melihat jenazah yang tergeletak dijalan akibat kecelakaan di Jl Teratai Indah, Macanda, Gowa, Senin (25/9) sore. Kecelakaan yang berawal dari dua motor yang bertabrakan mengakibatkan korban terinjak mobil truk, namun truk yang menginjak korban ini lari. Menurut kesaksian warga korban merupakan anak pondok pesantren (SANOVRA JR/TRIBUN TIMUR)
Sejumlah warga melihat jenazah yang tergeletak dijalan akibat kecelakaan di Jl Teratai Indah, Macanda, Gowa, Senin (25/9) sore. Kecelakaan yang berawal dari dua motor yang bertabrakan mengakibatkan korban terinjak mobil truk, namun truk yang menginjak korban ini lari. Menurut kesaksian warga korban merupakan anak pondok pesantren
Sejumlah warga melihat jenazah yang tergeletak dijalan akibat kecelakaan di Jl Teratai Indah, Macanda, Gowa, Senin (25/9) sore. Kecelakaan yang berawal dari dua motor yang bertabrakan mengakibatkan korban terinjak mobil truk, namun truk yang menginjak korban ini lari. Menurut kesaksian warga korban merupakan anak pondok pesantren (SANOVRA JR/TRIBUN TIMUR)
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved