Koordinator DKPP Sulsel Imbau Penyelenggara Pemilu Kurangi Main Medsos, Ini Alasannya

Tentu ada sanksi dari setiap hasil kasus kode etik, termasuk diberhentikan selamanya.

Koordinator DKPP Sulsel Imbau Penyelenggara Pemilu Kurangi Main Medsos, Ini Alasannya
munjiyah/tribunpangkep.com
Koordinator Tim Pemeriksa Daerah (TPD) Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Prof Anwar Borahima

TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE - Koordinator Tim Pemeriksa Daerah (TPD) Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Prof Anwar Borahima meminta penyelenggara pemilu mengurangni bermain media sosial selama tahapan.

Permintaan itu guna menjaga netralitas penyelenggara pemilu, baik KPU maupun Panwaslu.

"Sepanjang mereka bisa menjaga diri, untuk menahan dari hal yang bisa berdampak. Mereka harus memperlihatkan sikap netralitas," kata Prof Anwar di Pangkajene, Pangkep, Sulsel, Sabtu (23/9/2017).

Dia mencontohkan, seorang komisioner penyelenggara berteman di Facebook atau media sosial dengan calon Caleg, terus saling berbalas komentar atau like.

Baca: Perindah Pulau Camba-cambang, Ini Agenda Pemkab Pangkep

"Mengurangi bermain media sosial, hindari hal yang kecil karena bisa masuk dalam laporan kode etik," ucapnya.

Tentu ada sanksi dari setiap hasil kasus kode etik, termasuk diberhentikan selamanya.

"Ada sanksi teguran, pemberhentian sementara dan pemberhentian selamanya," ucapnya.(*)

Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved