Begini Kronologi Kebakaran di RSUP Dr Wahidin Hingga 36 Pasien Harus Dievakuasi
Mendeteksi adanya api, fire detector di rumah sakit yang telah terakreditasi internasional tersebut berbunyi.
Penulis: Darul Amri Lobubun | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-Peristiwa kebakaran terjadi di RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar, Kamis (14/9/2017) malam.
Atas kejadian tersebut, sebanyak 36 pasien terpaksa dievakuasi ke luar dari ruangan perawatan.
Direktur Medik dan Keperawatahn RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo, Prof dr Mansyur Arif menjelaskan, kebakaran terjadi sekitar pukul 22.40 wita.
Mendeteksi adanya api, fire detector di rumah sakit yang telah terakreditasi internasional tersebut berbunyi.
"Jadi setelah perawat mendengar itu, para pasien di lantai satu, dua dan tiga langsung dievakuasi," kata dr. Mansyur kepada wartawan, Jumat (15/9/2017).
Pasien dari lantai satu berjumlah 10 orang, 19 orang dari lantai dua dan tujuh pasien dari lantai tiga. Mereka dievakuasi ke halaman parkir Gedung Infection Centre.
Tak lama berselang, 10 unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Damkar Kota Makassar dan tim Damkar Unhas, tiba di lokasi kejadian.
Setelah itu, tim identifikasi seperti tim Damkar Makassar dan petugas RSUP. dr. Wahidin melakukan pemeriksaan, untuk memastikan tidak ada lagi titik api.
"Nah setelahnya, nanti pukul 00.10 Wita baru para pasien dievakuasi kembali tapi ke lantai satu dan dua. Setelah semua dipastikan aman lagi," jelas Mansyur. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/rs-wahidin_20170915_215103.jpg)