Pasang Stiker Jalur Angkutan, Ini Kata Dishub Maros
Pemasangan stiker jalur, untuk petepete yang beroperasi di Maros merupakan sebagai tindaklanjut dari banyaknya keluhan warga, Rabu (13/9/2017).
Penulis: Ansar | Editor: Ardy Muchlis
Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe
TRIBUN TIMUR.COM, MAROS- Pemasangan stiker jalur, untuk petepete yang beroperasi di Maros merupakan sebagai tindaklanjut dari banyaknya keluhan warga, Rabu (13/9/2017).
Kepala Bidang (Kabid) Perhubungan Darat Dishub Maros, Nur Rahman mengatakan, warga tidak bisa membedakan, petepete lintas Kabupaten dan Pedesaan.
Hal ini membuat penumpang yang ingin ke Desa biasa naik ke petepete lintas Kabupaten. Begitu juga sebaliknya.
"Penumpang banyak mengeluhkan, petepete tujuan kemana. Biasa mau ke Desa tapi naik ke petepete ke Kabupaten. Selama ini, tidak ada memang tanda untuk tujuan petepete itu," ujarnya saat sementara penertiban di jalan Azalea, Maros.
Ada sejumlah supir petepete yang berhenti dan meminta penumpang untuk naik. Padahal jalur petepete tersebut tidak sesuai dengan tujuan penumpang.
"Hal itulah yang kami mau cegah. Ditakutkan ada penumpang mau ke Bantumurung, tapi dibawa ke Pangkep," katanya.
Penumpang di Maros sudah bisa membedakan petepete angkutan pedesaan dan Kabupaten, dengan melihat stiker yang terpasang di kaca bagian depan.
"Pemasangan stiker ini juga untuk menjelang difungsikannya terminal di belakang (Tramo). Kalau terminal baru sudah bagus, maka supir sudah bisa parkir di tempat khususnya," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/maros_20170913_155644.jpg)