Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Empat Kali Mendaftar tapi Gagal, Warga Maros Ini Protes Formasi CPNS

Ikbal juga menyoroti pelaksanaan tes CPNS. Umumnya formasi CPNS hanya mengakomudir jurusan tertentu.

Penulis: Ansar | Editor: Anita Kusuma Wardana
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Peserta bersiap mengikuti ujian menggunakan Computer Assisted Tes (CAT) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) di Kampus Stie Amkop jalan Pandang, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (12/9/2017). Sebanyak 11 ribu lebih peserta CPNS Strata satu (S1) dan SLTA mengikuti tes tersebut mulai 11-16 September 2017, sementara kouta untuk penerimaan pegawai Kanwil Kemenkumham Sulsel sebanyak 651 orang yang akan ditempatkan di Lapas, Rutan dan kantor Imigrasi setempat. tribun timur/muhammad abdiwan 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Seorang pendaftar CPNS di Maros, Ikbal mengaku kecewa karena sudah empat kali mendaftar namun selalu tidak lulus. Langkahnya selalu terhenti di tahap tes wawancara.

Padahal Ikbal mengaku belajar atau membaca dari materi ujian CPNS tahun sebelumnya sesuai formasi pekerjaan yang dilamar.

"Saya jatuhnya saat tes terakhir. Kalau tes tertulis saya lulus. Jadi saya menjawab soal yang paling mudah dulu dan yakin jawabanya benar baru soal yang lainnya," katanya, Rabu (13/9/2017).

Meski kecewa, namun Ikbal tetap percaya diri sendiri dan tidak terpengaruh sama orang lain saat akan menjawab soal.

"Jangan lupa berdoa kepada Allah semoga dimudahkan dalam menjawab soal dan bisa lulus jadi CPNS," ujarnya.

Ikbal juga menyoroti pelaksanaan tes CPNS. Umumnya formasi CPNS hanya mengakomudir jurusan tertentu. Bahkan hanya jurusan tertentu yang mendominasi setiap ada penerimaan CPNS.

"Masih adanya calo yang meminta uang dengan jumlah tertentu dan menjanjikan kelulusan ke calon CPNS. Kolusi dan nepotisme masih ada disetiap penerimaan CPNS," katanya.

Ikbal mengenang saat mendaftar CPNS. Dia banyak mendapatkan pengalaman dan teman baru.

"Kita harus mondar-mandir ke kantor dan harus rela antre berjam-jam demi mengurus kelengkapan berkas. Namun saat pengumuman keluar, ternyata tidak lulus juga," ujarnya.

Ikbal berharap, setiap ada penerimaan CPNS semua formasi jurusan ada. Pemerintah juga harus lebih memperhatikan honorer Kategori 2 yang sudah mengabdi puluhan tahun.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved