Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Liga 1 Indonesia

Herman Kadiaman Minta Wasit Memimpin dengan Fair Sore Ini

Besar harapan segenap pecinta PSM, agar tren positif di kandang tetap terjaga dengan baik, dimana selama gelaran Liga 1

Penulis: Ilham Mulyawan | Editor: Anita Kusuma Wardana
FAHRIZAL SYAM
Asisten Pelatih PSM Makassar, Herman Kadiaman menilai kemenangan PSM yang seharusnya diperoleh telah dirampas oleh wasit. 

‎Laporan Wartawan Tribun Timur, Ilham Mulyawan

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sore ini, Sabtu (10/9/2017) pukul 15:00 Wita, Hamka Hamzah dan kawan-kawan ditantang PS TNI dalam lanjutan kompetisi Liga 1 pekan ke-23 di Stadion Mattoanging, Makassar.

Besar harapan segenap pecinta PSM, agar tren positif di kandang tetap terjaga dengan baik, dimana selama gelaran Liga 1, PSM dikenal tidak pernah terkalahkan ketika bermain di depan publik sendiri.

Asisten Pelatih, Herman Kadiaman menyebut persiapan lawan pasukan Ivan Kolev sudah sangat baik, toh meski kondisi Steven Paulle masih meragukan namun ada pelapisnya yang juga mumpuni, pilihannya ada dua, Ardan Aras atau Hendra Wijaya.

“Kami pun siap meladeni permainan disiplin dan kolektiv PS TNI. Justru dengan begitu pemain kian termotivasi untuk meraih hasil terbaik, “ kata Herman.

“Tapi saya hanya minta wasit bisa memimpin pertandingan dengan fair, adil untuk bersama,“sambungnya.

Tak dapat dipungkiri, kubu PSM nampaknya masih cukup ‘trauma’ dengan kepemimpinan beberapa wasit di laga-laga yang telah mereka lakoni.

Paling tak bisa dilupakan adalah dianulirnya gol Wiljam Pluim oleh Wasit Iran, Bonyadifar Mooud karena dinilai terjadi handsball.

Kemudian berujung di berikannya kartu kuning kepada Wiljan gegara melakukan protes terkait dianulirnya gol itu, bahkan Robert Rene Alberts, Pelatih justru diusir karena lakukan protes juga.

Ujung-ujungnya Robert kena sanksi larangan mendampingi timnya sebanyak dua laga, termasuk lawan PS TNI hari ini, juga tanpa kehadiran Robert di bench pemain.

Belum lagi saat melawan tuan rumah Arema FC di Stadion Kanjuruhan, pekan ke-22 lalu, PSM yang sudah memimpin 3-0, harus puas satu poin usai ditahan 3-3. Tiga, dari dua gol tuan rumah tercipta melalui titik penalti. Dari informasi dihimpun, pihak PSM pun telah melaporkan wasit yang memimpin pertandingan itu ke pada PSSI dan operator kompetisi.

Untuk laga sore nanti, wasit yang akan memimpin adalah Musthofa Umarella. Kemudian Asisten wasit I dan II bernama Said Sania dan Fuad Qohar. Adapun wasit cadangan bernama Ikhsan Prasetya Jati.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved