Kepala Disdukcapil Maros Mengeluh, Kantornya Sempit
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Maros, Nasiruddin Rasyid mengeluhkan fasilitas dari Pemerintah Kabupaten, Selasa (5/9/2017).
Penulis: Ansar | Editor: Ardy Muchlis
Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe
TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Maros, Nasiruddin Rasyid mengeluhkan fasilitas dari Pemerintah Kabupaten, Selasa (5/9/2017).
Pasalnya, kantor yang digunakan Dukcapil hanya satu lantai. Padahal, sekitar 80 stafnya harus berkantor setiap hari kerja.
"Ruangan belum cukup untuk staf, fasilitas belum memadai. Kami hanya dikasi satu lantai, padahal bangunan ada dua lantai. Bayangkan kalau ada 80 pegawai kami tinggal di lantai satu," kata Nasiruddin.
Dukcapil tidak bisa menggunakan lantai dua kantornya karena masih ditempati oleh Pembangunan Masyarakat Desa (PMD).
Padahal, sudah ada SK Bupati Maros yang memerintahkan PMD pindah ke kantor barunya. Meski ada SK, namun PMD tidak mau meninggalkan kantor Dukcapil.
"Kami tidak bisa gunakan lantai dua karena masih ada PMD. Padahal sudah ada SK Bupati. Seharusnya kami sudah gunakan lantai dua," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/maros_20170904_191454.jpg)