Karena Persoalan Ini, Anak SD Unjuk Rasa Tuntut Dirut PDAM Enrekang Mundur
Mereka tampil di bagian depan membentangkan spanduk protes terhadap layanan PDAM Enrekang.
Penulis: Muh. Asiz Albar | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Aliansi Masyarakat Anggeraja bersatu berunjuk rasa di Kantor Bupati Enrekang dan PDAM Enrekang, Selasa (5/9/2017).
Mereka menuntut perbaikan layanan dan ketersedian air bersih dari PDAM Enrekang.
Dalam unjuk rasa tersebut juga melibatkan beberapa siswa sekolah dasar (SD) yang ada di Kacamatan Anggeraja.
Mereka tampil di bagian depan membentangkan spanduk protes terhadap layanan PDAM Enrekang.
Menurut Koordinator Aksi, Iswaldi, para siswa SD tersebut sengaja dihadirkan karena mereka juga adalah korban buruknya layanan PDAM Enrekang.
"Siswa SD ini kita bawah untuk memperlihatkan besarnya dampak dari kurangnya air bersih di Kecamatan Anggeraja," kata Iswaldi kepada TribunEnrekang.com, Selasa (5/9/2017).
Ia menjelaskan, akibat kurangnya air bersih membuat para anak-anak harus mandi di sungai sehingga kerap membuat mereka terlambat ke sekolah.
Selain itu mandi di sungai sangat riskan karena juga dapat membahayakan nyawa anak-anak.
"Pendidikan mereka sedikit terganggu akibat adanya minimnya air di daerahnya," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pdame_20170905_180136.jpg)