Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Dikeluhkan Soal KTP, Kadis Dukcapil Maros: Kami Hanya Dijatah 500 Blangko Tiap Bulan

Kepala Dukcapil Maros, Nasiruddin Rasyid mengatakan, Senin (4/9/2017) meski blangko habis, namun pihaknya tetap melakukan perekaman

Penulis: Ansar | Editor: Ardy Muchlis
ANSAR/TRIBUN TIMUR
Kepala Disdukcapil Maros, Nasiruddin Rasyid 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Maros kehabisan blangko e-KTP dua pekan terakhir. Hal ini membuat warga mengeluh.

Kepala Dukcapil Maros, Nasiruddin Rasyid mengatakan, Senin (4/9/2017) meski blangko habis, namun pihaknya tetap melakukan perekaman. Saat ini sekitar 8.000 perekaman siap cetak.

Baca: Warga Keluhkan Blangko KTP Selalu Habis di Disdukcapil Maros

"Proses perekaman berjalan terus, yang sudah melakukan perekaman siap cetak sekitar 8.000 orang. Persoalannya blanko yang sangat terbatas. Kami kehabisan dua pekan terakhir," kata Nasiruddin.

Sejak pembatasan kuota blanko beberapa bulan terakhir, pihak Dukcapil Maros sudah empat kali ke Jakarta. Petugas harus menjemput blabko e KTP tersebut.

Dukcapil Maros hanya dijatah sekitar 500 blangko setiap bulan. Sementara warga yang mengurus sudah ribuan. Hal ini membuat Dukcapil kekurangan blanko sekitar 8.000 lembar.

"Kami butuh 8.000 blanko. Setiap kali kami ke menjemput blanko, kami harus mengeluarkan uang sekitar Rp 7 juta. Padahal yang dijemput hanya 500 blanko," ujarnya.

KET FOTO: Kepala Dukcapil Maros, Nasiruddin Rasyid

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved